Iniesta Pede Barcelona Bakal Tumbangkan Chelsea di Camp Nou

LONDON (KRjogja.com) – Kapten sekaligus gelandang Barcelona, Andres Iniesta, percaya diri timnya akan menumbangkan Chelsea di leg II 16 besar Liga Champions 2017-2018 yang berlangsung di Camp Nou, Kamis 15 Maret 2018 dini hari WIB. Iniesta menilai dukungan fans akan membuat Barcelona tampil lepas.

Rasa keyakinan Iniesta juga bersumber atas penampilan impresif Blaugrana –julukan Barcelona– di leg I 16 besar yang berlangsung dini hari tadi. Meski bermain di kandang lawan, Barcelona mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 73%. Singkat kata, skor akhir di leg I ialah 1-1.
Selain dua hal di atas, modal lain yang dimiliki Barcelona untuk meraih kemenangan di leg II ialah catatan positif saat menjamu Chelsea di Camp Nou. Di era Liga Champions, Barcelona tak pernah merasakan yang namanya kekalahan ketika menjamu Chelsea. Dari enam pertandingan, Barcelona mengemas dua menang dan empat imbang.

Bahkan salah satu kemenangan tercipta lewat skor mencolok. Di leg II perempatfinal Liga Champions 1999-2000, Barcelona yang ditangani Louis van Gaal menghancurkan The Blues –julukan Chelsea– dengan skor 5-1. Meski begitu, Iniesta tetap menyebut Chelsea sebagai salah satu tim kuat Eropa.

“Saya pikir laga kandang akan berjalan berbeda. Bermain di depan dukungan fans membuat kami akan tampil lebih baik. Namun, kami tahu takkan semudah itu untuk meraih kemenangan. Chelsea adalah satu klub terbaik di Eropa. Mereka memiliki pemain-pemain hebat dan jangan lupa, ini Liga Champions,” kata Iniesta mengutip dari Football Espana, Rabu (21/2/2018).

Mengalahkan Chelsea dan melaju ke perempatfinal merupakan misi Barcelona. Blaugrana tak ingin kembali gagal meraih trofi Liga Champions. Apalagi setelah memenangi gelar di musim 2014-2015, trofi 2015-2016 dan 2016-2017 disabet sang rival abadi yakni Real Madrid.

Los Blancos –julukan Madrid– juga membidik satu misi, yakni menjuarai Liga Champions dalam tiga musim beruntun. Semenjak Liga Champions berubah format pada 1992-1993, tak ada satu pun tim yang mampu juara tiga musim berturut-turut. Karena itu, Barcelona tentu enggan melihat sang rival kembali menjadi yang terbaik musim ini. (*) 

BERITA REKOMENDASI