Jadi Pemain Madrid, Eriksen Kurang Glamor

LONDON, KRJOGJA.com – Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, sejak bursa transfer musim panas 2019 telah santer dikaitkan dengan Real Madrid. Akan tetapi, menurut mantan penggawa Timnas Denmark, Stig Tofting, Eriksen kurang glamor untuk menjadi pemain Madrid.

 

Ketimbang bergabung dengan Madrid, Tofting justru menilai kalau Eriksen bakal lebih cocok berseragam Bayern Munich. Menurutnya, Bayern akan membuat Eriksen bisa menampilkan permainan terbaiknya. Terlebih lagi, Bayern juga dianggapnya cocok dengan karakter Eriksen yang tertutup.

 

Sementara itu, jika bergabung dengan Madrid, maka Eriksen akan menjadi pusat perhatian, yang mana hal itu bertentangan dengan karakter yang dimiliki sang gelandang. Tofting menilai Eriksen berbeda dengan Paul Pogba yang selalu ingin diperhatikan.

“Saya lebih suka melihat Christian di Bayern Munich. Dengan Real Madrid, dia harus menjual sejumlah besar jersey dan dia bukan anak yang glamor. Di Madrid, seorang pria yang kuat duduk di kalkulator berpikir: 'Berapa banyak biaya Eriksen dan berapa jersey yang bisa dia jual?'” ujar Tofting, melansir dari Sport1, Jumat (18/10/2019).

"Christian bukan superstar besar, dia tidak besar, dia tidak ingin menjadi pusat perhatian, dia bukan Pogba. Dia sangat tertutup dan merendah. Dia membiarkan kakinya yang berbicara. Bagi saya, Christian saat ini adalah pemain Denmark terbaik di dunia dan dia adalah talenta terbesar di Denmark sejak Michael Laudrup,” tambah Tofting.

Saat ini kontrak Eriksen bersama Tottenham hanya akan berlaku hingga 30 Juni 2020. Dengan kata lain, gelandang 27 tahun itu bisa meninggalkan Tottenham dengan gratis musim panas mendatang jika pihak klub tidak bisa meyakinkan Eriksen untuk memperbarui kontraknya. Selain Madrid dan Bayern, Manchester United juga cukup santer dikaitkan dengan Eriksen.

 

BERITA REKOMENDASI