Jadwal Kompetisi Tak Jelas, Klub Jadi Korban

JAKARTA, KRJOGJA.com – Belum adanya kepastian kapan  kick-off Liga 1 berpotensi mengorbankan klub peserta. Ini mengingat klub peserta ada yang harus menjalani jadwal padat sepanjang 2018. 

Dua klub harus ikut terjun di Piala AFC yaitu Persija Jakarta dan Bali United. Selain kompetisi Liga 1 juga akan digelar Piala Indonesia.

Chief Operating Officer Liga 1 PT Liga Indonesia Tigorshalom Boboy mengakuikemungkinan terjadinya korban dari klub bisa terjadi. Namun demikian,akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyusun jadwal agar tak memberatkan klub.

"Sebenarnya kondisi ini tak ideal untuk klub karena tahun ini mereka harus menghadapi jadwal yang padat di mana kompetisi seharusnya selesai November dan ada peluang dimajukan ke akhir Oktober," kata Tigor di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Tigor mengakui masih bekerja keras untuk menyusun jadwal yang sesuai. Sebab, banyak faktor yang menjadi kendala seperti Asian Games, pilkada, dan jadwal uji coba timnas. "Belum lagi selama Asian Games 2018 kompetisi harus berhenti. Kemudian kami harus mengakomodir klub-klub yang provinsinya mengadakan pilkada. Jadi klub harus berjuang untuk menjalani jadwal padat sepanjang tahun ini," ujar Tigor.

Secara khusus PT Liga Indonesia juga harus mengakomodasi  Persija dan Bali United serta kegiatan timnas Indonesia yang akan diterjunkan di Asian Games 2018. "Kami juga harus lihat jadwal Persija Jakarta dan Bali United di Piala AFC, timnas serta Piala Indonesia," jelasnya. Liga 1 rencananya dimulai pada akhir Februari 2018. Namun, jadwal tersebut molor dan direncanakan kick-off pada 10 Maret 2018. (Fon)

BERITA REKOMENDASI