Jelang Duel PSS Vs Persebaya, Keamanan Maguwoharjo Diperketat

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Persiapan matang terus dilakukan jajaran PT Putra Sleman Sembada (PSS) menatap laga lanjutan Liga 1 2020. Pada partai pembuka pekan keempat, PSS Sleman akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (01/10/2020) mendatang. Seperti halnya kompetisi sepakbola di luar negeri, pertandingan kasta tertinggi sepakbola tanah air digelar tertutup alias tanpa suporter maupun penonton untuk mencegah penyebaran pandemi Covid19.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS, Tri Mulyanta menegaskan Penpel PSS telah mengurus proses perizinan pelaksanaan pertandingan. Koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait lain terus dilakukan untuk kelangsungan pertandingan. “Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian serta instansi terkait lain,” katanya.

Ia menambahkan, demi kelancaran pertandingan, laga PSS melawan Persebaya nantinya akan dijaga dengan ketat. Hal ini dilakukan karena, tidak semua orang dapat memasuki area Stadion Maguwoharjo.

“Sejak di ring 3 sudah ada penjagaan khusus. Harus ada id card khusus dan penunjukan dari Panpel, menunjukkan hasil swab test untuk bisa masuk ke stadion. Tidak akan mudah untuk masuk ke area stadion,” tambahnya.

Tak hanya soal faktor keamanan, saat pertandingan nantinya pun tak ada pengeras suara yang dimaksudkan untuk membuat atmosfer pertandingan tetap terasa meski tanpa penonton. Begitu pula dengan spanduk, bendera suporter dilarang keberadaannya di stadion.

Hal tersebut sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. “Tidak ada audio nyanyian suporter lewat pengeras suara, spanduk, bendera suporter juga tidak diperkenankan. Itu regulasi yang dikeluarkan PT LIB,” tegasnya.

Pihaknya pun telah berkomunikasi dengan suporter PSS baik Slemania maupun Brigata Curva Sud (BCS) terkait hal tersebut. Suporter pun memahami. “BCS maupun Slemania, semua bisa memahami,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait dengan ancaman sanksi berupa pengurangan poin maupun kalah WO andai ada suporter yang menyusup masuk ke area Stadion Maguwoharjo, Panpel PSS belum mengetahui kepastian hal tersebut. (Yud)

BERITA REKOMENDASI