Juara Divisi I Tahun 2005, Prestasi Besar Terakhir PSIM Hingga Kini

M Zandaru Budi , Kepala Bidang Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta memberikan penjelasan bawasanya piala tersebut diserahkan oleh bidang protokol di Pemkot Yogyakarta sekitar empat tahun silam. “Sejak 2016 diserahkan dari balaikota karena memang keterbatasan ruang di sana, kemudian kami simpan di kantor ini,” ungkapnya ketika dikunjungi KRjogja.com, Selasa (22/9/2020).

Piala berwarna emas tersebut diletakkan berdampingan dengan tujuh piala lain yang didapatkan Pemkot Yogyakarta. Namun, sebelumnya tampaknya Piala Juara Divisi I itu disimpan di ruang terpisah dan baru dipamerkan beberapa saat terakhir, terlihat dari kertas caption yang jauh lebih baru daripada piala lainnya.

Zandaru menjelaskan, piala tersebut merupakan salah satu arsip yang dimiliki Kota Yogyakarta dan menjadi bagian dari sejarah perjalanan yang juga bagian penting. “Ketika kami mendapatkan, kondisinya memang seperti itu, kami simpan dan rawat dengan standar perawatan arsip yang seharusnya,” imbuh dia.

Sebelumnya, secara terpisah Manajemen PSIM juga berupaya merawat dan menyimpan piala-piala serta artefak sejarah lain dalam upaya menjaga sejarah klub. “Kini PSIM sedang mulai mendata, nantinya akan berupaya merawat piala-piala yang ternyata ada sejak tahun 1932. Saat ini sedang kami upayakan,” terang Media Officer PSIM, Ditya Fajar. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI