Kericuhan Final Liga 3, Pemain dan Official Sleman United yang Pukuli Wasit Disanksi 3 Tahun

YOGYA, KRJOGJA.com – Komite Disiplin Asprov PSSI DIY menjatuhkan sanksi kepada pemain dan official Tim Sleman United sebagai buntut kericuhan yang terjadi kala final Liga 3 DIY, 22 Desember lalu. Beberapa orang dihukum tegas, larangan terlibat dalam kompetisi di bawah PSSI dalam 6 bulan hingga 3 tahun ke depan terhitung sejak 25 Desember.

Berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani Ketua Komite Disiplin Asprov PSSI DIY, Edy Haryanto pada 25 Desember 2021, disebutkan dalam keputusan terpisah terdapat enam pemain Sleman United yang mendapat hukuman larangan ikut serta dalam segala aktivitas sepakbola di bawah PSSI. Hukuman yang diterima enam pemain berbeda-beda sesuai tindakan tak terpuji yang mereka lakukan saat dan setelah pertandingan final.

M Solechudin yang mendapat hukuman 3 tahun karena terbukti melakukan pemukulan pada wasit Ikhsan Prasetya Jati, Agus Prasetya mendapat hukuman 2 tahun karena menendang/menginjak penjaga gawang Mataram Utama , Firdaus Rafi Marga Mataram 1 tahun karena melakukan pengejaran, pengeroyokan dan pemukulan terhadap asisten wasit 1 Wara Mahardika, Veryan Ramadhan 1 tahun karena melakukan pengejaran, pengeroyokan dan pemukulan terhadap asisten wasit 1 Wara Mahardika, Humam Abdur Rozaq 1 tahun karena melakukan pengejaran, pengeroyokan dan pemukulan terhadap asisten wasit 1 Wara Mahardika dan Tri Bayu Firmansyah 6 bulan karena melakukan hal yang sama. Sanksi pada para pemain ini berlaku mulai 25 Desember.

BERITA REKOMENDASI