Ketimbang Tangani Man United, Guardiola Pilih Tinggal di Maladewa

MANCHESTER, KRJOGJA.com – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, mengaku lebih memilih tinggal di Maladewa yang mempunyai sejumlah pantai indah nan menawan ketimbang harus menangani Manchester United. Hal itu dilakukan karena Guardiola menyimpan respek kepada fans The Citizens –julukan Man City.

Kontrak Guardiola bersama Man City memang baru akan berakhir pada 30 Juni 2021. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, Guardiola diisukan akan meninggalkan Man City pada musim panas 2020, atau satu tahun sebelum kontraknya berakhir.

Nama Juventus kembali muncul sebagai tim yang tertarik menggunakan jasa pelatih asal Spanyol tersebut. Presiden Juventus Andrea Agnelli jadi sosok yang kepincut dengan keandalan Guardiola dalam meracik sejumlah tim yang pernah ditanganinya.

Akan tetapi, ketartarikan Juventus kepada Guardiola hanyalah rumor. Guardiola mengaku, ketika kontraknya bersama Man City berakhir, dan di saat yang bersamaan hanya ada tawaran melatih dari Man United dan Real Madrid, ia memilih beristirahat.

Sebenarnya hal yang tidak mengherankan Guardiola menolak menangani dua klub di atas. Guardiola enggan membesut Man United yang notabene rival sekota Man City.

Sementara itu, Guardiola menolak menangani Los Blancos –julukan Madrid– karena pelatih asal Spanyol itu sempat menangani Barcelona yang notabene rival abadi Madrid pada 2008-2012. Tidak hanya sebagai pelatih, Guardiola juga pernah aktif sebagai pemain utama Barcelona pada 1991 hingga 2001.

“Setelah menangani Man City, saya takkan pernah menangani Man United maupun Madrid. Saya memilih tinggal di Maladewa jika tidak ada tawaran yang masuk,” kata Guardiola mengutip dari Sportskeeda, Selasa (7/1/2020). (*)

BERITA REKOMENDASI