Kian Memanas, Conte Tawarkan 2 Opsi Untuk Inter Milan

MILAN, KRJOGJA.com – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mencoba menawarkan dua pilihan kepada Nerazzurri –julukan Inter– terkait masa depannya di Giuseppe Meazza. Situasi yang kian memanas di internal Inter membuat Conte merasa geram.

Conte sendiri dikabarkan akan segera meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Inter. Rumor mengejutkan tersebut datang setelah Conte secara terang-terangan memiliki masalah dengan manajemen Inter.

Apabila bekerja pada prestasi, kinerja Conte bersama Inter sendiri tidaklah buruk. Bahkan pada musim perdananya bersama Inter, pelatih berpaspor Italia itu mampu mengantarkan Nerazzurri mencapai hasil yang lebih baik dari musim sebelumnya.

Pada klasemen akhir Liga Italia 2019-2020, Inter berhasil menempati posisi kedua dengan perolehan 82 poin. Meski gagal meraih Scudetto, Inter pun dianggap sebagai pesaing utama Juventus dalam memperebutkan gelar juara musim ini.

Namun keberhasilannya dalam menangani Inter tampaknya sedikit tercoreng dari sisi manajemen. Conte pun mengungkapkan bobroknya manajemen Inter hingga akhirnya muncul kabar tentang dirinya hengkang dari Inter.

Lebih lanjut, pada laga terakhir di Liga Italia saat Inter melawan Atalanta, Conte seperti memberi isyarat dan menawarkan pilihan kepada Nerazzurri. Pilihan tersebut pun terasa sulit karena Conte benar-benar menyudutkan Inter.

Pada pilihan pertama, Conte ingin mengundurkan diri sebagai pelatih jika manajemen klub tidak berubah. Ia merasa sudah tidak tahan jika kondisi internal Inter sudah tidak bisa diobati.

Sementara pilihan keduanya adalah meminta Inter berubah. Pelatih berpaspor Italia tersebut meminta Inter untuk memiliki visi dan misi yang sama terhadapnya untuk memajukan Inter dengan lebih baik lagi.

Selain kedua opsi tersebut, Conte pun juga memiliki keinginan lain. Mantan pelatih Chelsea tersebut berkeinginan untuk berkomunikasi langsung dengan presiden klub, Steven Zhang, tentang masa depan Inter.

“Kami harus tumbuh dan membenahi semua area, termasuk di luar lapangan, dan sebuah klub besar harusnya melindungi para pemainnya lebih kuat lagi. Kami akan mendiskusikannya di akhir musim, saya harus bertemu dengan presiden dan dia sedang berada di China sekarang,” ungkap Conte, mengutip dari Sky Sport Italia, Senin (3/8/2020).

BERITA REKOMENDASI