Kisah Egy Maulana Vikri Puasa 19 Jam di Polandia

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Memperkuat tim Liga Polandia, Lechia Gdansk membuat Egy Maulana Vikri harus menetap di negara wilayah Eropa Timur tersebut. Alhasil, lamanya sinar matahari bersinar membuat waktu puasa di wilayah tersebut menjadi lebih lama dibandingkan dengan Indonesia.

Egy pun menceritakan pengalaman puasa di Polandia sebelum bertolak ke Yogyakarta mengikuti TC Timnas U-19. Kepada wartawan saat dijumpai usai latihan perdana Selasa (22/5/2018), Egy mengungkap bahwa lama waktu puasa di Polandia mencapai 19 jam.

“Kalau di Indonesia kan 13 jam, tapi di Polandia sampai 19 jam jadi lebih lama. Butuh penyesuaian lebih apalagi kalau sudah program latihan di klub,” ungkap Egy.

Baca Juga : 

Al Rizqy, Anak Muda Sleman 'Adu Nasib' di Timnas U-19
Iklim Kompetisi Untungkan Pemusatan Latihan Timnas U-19
Timnas U-19 Gelar Pemusatan Latihan di Yogya

Lamanya waktu puasa dan beratnya sesi latihan di Lechia ternyata membuat Egy sempat sskali membatalkan puasa. “Saya di Polandia batal sekali, saat itu latihannya berat jadi tidak kuat puasa. Kemarin perjalanan 19 jam juga ke Yogya jadi tidak puasa, total saya sudah dua kali batal ini,” sambungnya.

Di Timnas U-19 sendiri, meski sebagian besar anak asuhnya puasa, pelatih Indra Sjafri tetap memberikan porsi latihan berat. Egy pun tak mempermasalahkan hal tersebut dan memilih menyiasati asupan tubuh.

“Setelah tarawih istirahat dan minum vitamin. Selesai sahur juga begitu, istirahat sampai waktu latihan. Harus pandai-pandai jaga kondisi, istirahat agar maksimal di latihan,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI