Komitmen Suporter PSIM Diuji

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Investor baru PSIM yang masuk sebelum Liga 2 2019 membawa angin segar tersendiri bagi pandemen Laskar Mataram. Terlebih, PSIM dipastikan kembali ke Stadion Mandala Krida yang telah selesai dirombak menjadi lebih megah.

Namun begitu, dengan gelontoran modal yang pada musim pertama ini mencapai angka Rp 20 miliar tak serta-merta membuat PSIM bisa berprestasi dan mewujudkan niat lolos ke Liga 1 musim depan. Caretaker CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto menyampaikan sendiri bawasanya harus ada sinergi antara PSIM dengan seluruh pecintanya.

"Kita harus bersama-sama bersinergi, karena apa yang dilakukan akan berdampak ke klub. Kami juga harus intensif menjalin komunikasi dan hubungan dengan suporter. Bagaimanapun, tanpa mereka kami tak bisa berjalan sendiri,” ungkapnya pada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut Bambang, apa yang dilakukan saat ini murni demi kebaikan PSIM. Partisipasi dan peran aktif suporter dalam menjalankan roda perekonomian di tim diharapkan bisa tercipta.

"Jadi, ini butuh partisipasi suporter. Saya gelontorkan (dana) itu di awal, ya oke lah. Tapi, kalau pemasukan dari merchandise tidak ada dan justru di KW, tiket jebol, ya pasti tidak ada masa depan di sana,” sambung pengusaha asli Semarang ini.

Sementara secara terpisah Presiden Brajamusti, Muslich Burhanudin menyebut masuknya investor merupakan pelepas dahaga yang sudah sangat lama diidamkan. Terakhir, PSIM nyaris promosi ke kasta tertinggi pada 2013 lalu namun kalah di babak playoff melawan Gresik United.

"Sekian lama menanti, akhirnya kebangkitan ini tiba. Tentunya ini momen bagus, semoga era kejayaan PSIM kembali. PSIM menuju era baru yang lebih profesional. Harapan kami, demikian juga dengan suporter,” ungkapnya.

Sementara Ketua Umum The Maident, Rendy Agung Prasetya menyampaikan kesiapan menjalin sinergi dengan semua pihak, dalam rangka mewujudkan ambisi promosi ke Liga 1. Menurut dia, sudah saatnya sejarah baru bagi PSIM bisa tercipta di tahun ini.

"Bangga akan sejarah itu penting, tetapi menciptakan sejarah itu juga tidak kalah penting. Besar harapan kami, semoga di musim ini dapat membawa PSIM menuju kasta tertinggi,” terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI