Kompany Optimis Lanjutkan Kejayaan Man City di Bawah Guardiola

MANCHESTER (KRjogja.com) – Kapten Manchester City, Vincent Kompany, yakin dengan kapabilitas pelatih kepala mereka, Pep Guardiola, untuk membawa Man City ke masa keemasan. Kemampuan Guardiola pun telah terbukti dengan trofi Liga Inggris 2017-2018, yang baru saja resmi direngkuh The Citizens–julukan Man City– pada pekan ke-34.

Kepastian itu diketahui setelah Manchester United yang menempati peringkat kedua di klasemen sementara Liga Inggris, secara mengejutkan harus tunduk dari West Bromwich Albion (WBA) dengan hasil akhir 1-0. Kekalahan rival sekota Man City itu cukup untuk membuat pasukan Guardiola resmi menjadi kampiun Liga Inggris musim ini, meskipun musim masih menyisakan lima pertandingan.

Kompany pun turut senang atas gelar juara yang direngkuh The Citizens. Menurut Kompany gelar juara ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu menerjemahkan keinginan Guardiola.

Selama dilatih oleh Guardiola, gaya bermain City memang menjadi lebih atraktif dengan penguasaan bola yang tinggi. Gaya bermain The Citizens saat ini tampak serupa dengan Barcelona kala dilatih Guardiola.

Selain gaya bermain yang berubah menjadi lebih atraktif, Guardiola pun mampu menarik keluar seluruh potensi yang ada di dalam diri pemain asuhannya. Hal itu terbukti dari semakin berkembangnya pemain-pemain muda Man City seperti Raheem Sterling dan Leroy Sane.

Bahkan, Kompany pun berkelakar jika saja saat ini dirinya masih berumur 20 tahun, maka dia akan menjadi pemain yang lebih hebat daripada sekarang di tangan Guardiola. Akan tetapi sayangnya, saat ini pemain berpaspor Belgia itu telah berusia 32 tahun.

“Saya telah belajar banyak dari manajer Pep Guardiola. Apabila saya berusia 20 tahun saya pasti akan menjadi pemain yang sangat cocok dengan dirinya. Semua orang yang bermain di bawah asuhannya telah meraih kesuksesan bersamanya, karena dia (Guardiola) memiliki kemampuan untuk mengeluarkan seluruh potensi pemain-pemain asuhannya,” ungkap Kompany seperti yang diwartakan Sports Mole, Senin (16/4/2018).

Setelah merengkuh gelar juara Liga Inggris, tantangan sejati bagi kubu Manchester Biru ialah untuk mempertahankan trofi ini pada musim depan. Pasalnya, sepanjang sejarah Man City tidak pernah menjadi juara Liga Inggris dalam dua musim berturut-turut.

Melihat gaya bermain dan potensi yang dimiliki pemain-pemain Man City, maka hal itu tampaknya bukanlah sesuatu yang mustahil. Terlebih lagi, Guardiola memiliki rekor bagus kala mengasuh tim-tim sebelumnya perihal mempertahankan gelar juara, seperti yang dilakukannya di Barcelona dan Bayern Munich. (*)

 

BERITA REKOMENDASI