‘Kutukan’ Tiga Poin Maguwoharjo Belum Usai, PSS Ditahan Persela

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – 'Kutukan' tiga poin Stadion Maguwoharjo untuk tuan rumah PSS ternyata belum usai. Di laga kontra Persela Kamis (15/08/2019), PSS harus rela berbagi poin 1 dengan tamunya setelah dipaksa bermain imbang 1-1.

Di awal babak, justru tim tamu yang tampil dominan. Hampir 17 menit tercatat PSS dikurung Persela yang memperagakan umpan pendek cepat.

Tuan rumah baru bisa lepas tekanan dan langsung menciptakan peluang berbahaya. Bahkan, menit 21 PSS berhasil memecah kebuntuan saat Yevhen Baha mencetak gol dari titik putih. Handsball Eki Taufik di kotak penalti membuat wasit Asep Yandis meniup peluit pelanggaran 12 pas.

Yevhen yang maju dengan yakin mampu mengelabuhi penjaga gawang Dian Agus Prasetyo. Kiper kawakan tersebut dibuat salah arah dan papan skor pun berubah 1-0 untuk PSS.

Persela merespon dengan cepat gol tersebut. Tim asal kota pecel lele tersebut tetap memperagakan umpan-umpan pendek yang ternyata efektif menekan PSS.

Menit 28, pemain yang baru masuk menit 23 Arif Satria mencetak gol penyama kedudukan. Bek tersebut memanfaatkan bola liar hasil crossing yang keliru diantisipasi kiper PSS Ega Rizky.

PSS sempat mencipta peluang berbahaya melalui Yevhen Baha. Sayang sundulan bomber asal Ukraina tersebut memanfaatkan bola muntah sepakan Haris Tuharea masih melambung sedikit di atas mistar Persela. Hingga turun minum, tak ada tambahan gol. Kedua tim berbagai gol 1-1.

Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun. Bola lebih banyak bergulir di lini tengah hingga 15 menit berjalan di paruh kedua.

Menit 60, tuan rumah justru harus bermain dengan 10 pemain setelah Alfonso de la Cruz mendapatkan kartu kuning kedua dalam jarak pelanggaran tiga menit saja. Praktis lini belakang Super Elja harus melakuna perubahan.

Pelatih Seto Nurdiantoro memutuskan memasukkan Gufron untuk memperkuat lini tengah dengan mengorbankan Irkham Milla. Gelandang-gelandang lincah Persela macam Kei Hirose dan Sugeng Effendi pun lebih leluasa melakukan penyerangan lantaran ada satu ruang yang terlihat cukup kosong.

Meski sempat memasukkan KH Yudo untuk menambah daya gedor, namun tuan rumah tak mampu meladeni 11 pemain Persela. Beruntungnya, tamu yang unggul pemain tak bisa memanfaatkan sehingga pertandingan berakhir imbang 1-1.

Raihan imbang tersebut belum belum bisa memutus rentetan hasil kurang memuaskan PSS di kandang. Paling tidak tiga pertandingan terakhir melawan PSIS, Barito Putra dan Persela, PSS belum bisa meraih poin 3.

Sementara, PSS turun satu peringkat ke posisi 5 klasemen sementara dengan poin 21. Persela berada di peringkat 14 klasemen dengan raihan poin 14. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI