Lanjutan Liga 2, PSIM Berharap Operator Perhatikan Faktor Geografis

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tujuh tim mengajukan diri sebagai tuan rumah lanjutan Liga 2 2020. PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersiap mengundi venue dan pembagian grup yang sangat mungkin membuat klub terpilih tak akan bermain di kandang sendiri.

KS Tiga Naga, Badak Lampung FC, Sulut United, Kalteng Putra, PSCS, Persijap dan Persis Solo diketahui mengajukan diri menjadi tuan rumah. Belum diketahui mana-mana saja kota yang akan menjadi tuan rumah kompetisi yang kini akan berkonsep home tournament ini.

PSIM melalui manajer, David Hutahuruk mengusulkan agar PT LIB mempertimbangkan geografis tim. Mobilisasi banyak orang menjadi pertimbangan agar tim tak terlalu jauh dan riskan menempuh perjalanan menuju tuan rumah home turnamen.

“Kita memang sekali berangkat dan stay 1,5 bulan di kota venue pertandingan, tapi alangkah lebih baik dipertimbangkan letak geografis tim. Misalnya di Pulau Jawa, kami bisa berangkat dengan bus pribadi dan interaksi skuad tim bisa dijaga, berbeda kalau misalnya pakai pesawat atau transportasi umum lainnya,” ungkap David pada wartawan, Sabtu (01/08/2020).

PSIM kini masih menunggu kejelasan format baru kompetisi yang seturut LIB akan dilaksanakan dalam empat grup sistem penyisihan. Penerapan protokol kesehatan pun diminta jadi pertimbangan utama regulasi yang nantinya muncul.

“Kami masih tunggu kejelasan tertulis regulasi dan kepastian kapan kompetisi digelar. Ini berkaitan dengan banyak hal dan kami berharap segera ada kejelasan untuk menyusun persiapan,” tandas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI