Liga 3 DIY Diputar, Juara Bakal Didorong ke Liga 2

YOGYA, KRJOGJA.com – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY bersiap memutar kompetisi Liga 3, Jumat (12/7/2019) mendatang. Delapan tim terbaik akan bersaing merebutkan satu tiket wakil DIY di kancah nasional. 

Ediyanto, Direktur Kompetisi Asprov PSSI DIY mengungkap delapan tim siap bertanding dalam kompetisi tahun 2019 yakni Rajawali Gunungkidul, Protaba Bantul, Persikup Kulon Progo, Sleman United, JIF, UAD FC, HW UMY dan Tunas Jogja. Delapan tim tersebut dibagi dalam dua grup dan akan melaksanakan kompetisi penuh dengan sistem home away. 

“Kick off akan dimulai 12 Juli 2019 di Lapangan Gamelan dengan pembukaan antara UAD FC melawan Sleman United. Pertandingan dilakukan home away termasuk nantinya di 4 besar juga demikian sesuai regulasi PSSI,” ungkapnya pada wartawan dalam sesi konferensi pers di Monumen PSSI Rabu (10/7/2019). 

Tahun ini menurut Ediyanto ada lima klub yang absen tak ikut dalam kompetisi Liga 3 yakni Persig Gunungkidul, PS Gama, Gelora Handayani, Satria Adikarta, UNY FC. Alasannya menurut Ediyanto beragam mulai dari ketidakadaan pendanaan hingga evaluasi kepengurusan internal. 

“Terpenting maksimal tidak ikut dua musim kompetisi, kalau lebih dari dua tahun maka dikenai sanksi. Harapan kami kompetisi tetap berlangsung menarik dan bisa banyak menciptakan pemain muda baik nanti ke Liga 1 dan Pra PON DIY,” ungkapnya lagi. 

Wahyudi Kurniawan, Wakil Ketua Asprov PSSI DIY menambahkan Liga 3 DIY tahun ini akan bernuansa lebih profesional dengan masuknya beberapa sponsor besar seperti Intersport, Gojek, BNI, Extrajoss hingga Almer Apparel. Tim-tim peserta menurut dia akan mendapat benefit yang di liga sebelumnya tak didapatkan. 

“Apa yang didapat dari sponsor akan kembali ke tim dalam banyak bentuk. Akan ada subsidi yang nanti nominalnya disampaikan Pak Ketum (Syauqi Suratno). Tapi selain subsidi, siapapun juara nanti akan kita dorong pendanaan untuk mewakili DIY di tingkat nasional,” sambung pria yang akrab disapa Yudi ini. 

Hal senada disampaikan Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY Armando Pribadi yang mengharapkan kompetisi Liga 3 DIY bisa menjadi contoh penyelenggaraan di daerah lainnya. “Kami ingin berikan contoh bagaimana penyelenggaraan kompetisi yang profesional, kita lihat nanti pembukaan tanggal 12 Juli,” tandas Armando. 

Kompetisi Liga 3 DIY sendiri sebelumnya vakum selama satu tahun karena konflik internal di tubuh Asprov PSSI DIY. Tim-tim peserta juga enggan ikut karena tidak adanya stimulus uang pembinaan juara dan subsidi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI