Liga Inggris Larang Meludah, Tukar Baju hingga Selebrasi Gol

LONDON, KRJOGJA.com – Federasi Sepakbola Inggris (FA) dan Premier League selaku operator kompetisi telah menyusun protokol kesehatan yang bakal diterapkan di Liga Inggris, jika nantinya kompetisi kembali dilanjutkan. Seperti diberitakan The Sun, Jumat (8/5/2020), beberapa hal yang dulunya lazim dilakukan seorang pemain akan dilarang.

Beberapa di antaranya yang dilarang adalah meludah di lapangan, bertukar baju hingga melakukan selebrasi gol secara bersamaan. Kemungkinan, pelarangan tersebut akan dilakukan selama 12 bulan atau hingga setahun ke depan.

Sekarang yang jadi pertanyaan, seberapa besar peluang Liga Inggris 2019-2020 kembali menggulirkan kompetisi? Jika berkaca kepada Liga Jerman yang mulai menggulirkan kompetisi pada Sabtu 16 Mei 2020, peluang Liga Inggris melanjutkan kompetisi musim ini cukup terbuka.

Jika tidak ada aral melintang, kompetisi kembali bergulir 12 Juni 2020. Kembalinya kompetisi sangat diharapkan pencinta sepakbola dunia, terutama Liverpool. Sebab, jika kompetisi dilanjutkan, tim asuhan Jurgen Klopp itu dipercaya bakal menutup musim dengan gelar juara.

Sebab sebelum kompetisi ditangguhkan pada pekan ke-29, Liverpool yang berada di puncak mengoleksi 82 angka, unggul 25 poin dari Manchester City di tangga kedua. Hal itu berarti untuk menjadi juara, Liverpool hanya membutuhkan enam poin tambahan dari sembilan pertandingan tersisa.

Hanya saja kabarnya, sejumlah pemain takut jika kompetisi dilanjutkan. Mereka takut dengan digulirkannya kompetisi, jadi terinfeksi virus corona. Ujung-ujungnya, keluarga si pemain bisa terkena imbasnya dengan tertular virus corona.

“Jika si pemain memiliki pasangan yang sedang hamil, atau menderita kanker, bagaimana kita bisa memaksa mereka untuk melanjutkan kompetisi,” sebut salah seorang sumber, mengutip dari The Sun, Jumat (8/5/2020).

BERITA REKOMENDASI