Man United Gagal Menang Lagi, Solskjaer Soroti Lini Depannya

MANCHESTER, KRJOGJA.com – Ole Gunnar Solskjaer mengaku kecewa dengan penampilan lini depan klub asuhannya, yakni Manchester United, ketika melakoni matchday keempat Liga Inggris musim 2019-2020 kontra Southampton. Solskjaer menyebut bahwa para pemain Man United terlalu banyak buang peluang.

Sebagaimana diketahui, Man United sebenarnya memulai musim 2019-2020 dengan hasil yang sangat menjanjikan. Ya, Setan Merah –julukan Man United– berhasil membantai Chelsea empat gol tanpa balas pada pekan perdana Liga Inggris 2019-2020.

Akan tetapi penampilan impresif Man United di laga Chelsea nyaris tak terlihat kala mereka menghadapi Wolverhampton Wanderes di matchday kedua Liga Inggris 2019-2020. Di laga itu, Man United hanya mampu bermain 1-1 dengan Wolves.

Hasil minor pun kembali dialami Man United dalam dua laga terakhir mereka. Ya, Man United secara mengejutkan takluk 1-2 dari Crystal Palace di Old Trafford Stadium, serta bermain 1-1 dengan Southampton pada akhir pekan kemarin.

Khusus dalam laga kontra Southampton, Solskjaer mengaku dibuat kecewa dengan performa lini depannya. Sebab, Solskjaer percaya Man United bisa saja menutup laga dengan kemenangan, jika para pemain asuhannya tidak terlalu banyak membuang-buang peluang emas yang mereka dapatkan.

“Kami banyak membuat peluang yang berbahaya, namun kami kekurangan sesuatu di penyelesaian akhir. Kami harus belajar membuat gol yang buruk, tidak hanya membuat gol kelas dunia,” ucap Solskjaer, seperti disadur dari BBC Sport, Selasa (3/9/2019).

“Pada laga terakhir (melawan Southampton) kami berhasil memukul mundur tim lawan ke area pertahanan mereka, dan kami berhasil mengepung mereka. Apa yang membuat saya senang adalah kami tak panik lalu membuat langkah-langkah yang sia-sia seperti membuat umpan silang dan bola-bola lambung yang ceroboh,” lanjutnya.

“Kami seharusnya bisa mencetak gol pada saat itu. Kami benar-benar merasa kecewa dengan hasil ini, dan di tiga pertandingan terakhir kami terus kehilangan poin padahal kami layak untuk menang,” tutup manajer berkebangsaan Norwegia tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI