Man United Tak Mau Tebus Edinson Cavani, Ini Sebabnya

MANCHESTER, KRJOGJA.com – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, telah mengonfirmasi bahwa mereka membutuhkan striker baru di bursa transfer musim dingin 2020. Akan tetapi, Man United tak akan menjatuhkan pilihannya tersebut kepada striker Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, karena sejumlah faktor.

Sebagaimana diketahui, saat ini Cavani memiliki keinginan kuat untuk meninggalkan PSG. Pasalnya, ia tak mau hanya dijadikan pemain cadangan. Melihat kondisi ini, bergabung dengan Man United sebenarnya adalah hal yang tepat. Sebab, Setan Merah membutuhkan striker andal guna menggantikan Marcus Rashford yang tengah cedera.

Kendati demikian, menurut Paul Hirst dalam tulisannya di The Times, Jumat (24/1/2020), Man United tak akan sudi menebus Cavani. Faktor utama yang menjadi penyebabnya adalah besarnya gaji yang diminta oleh Cavani, yakni 360 ribu pounds atau sekira Rp6,4 miliar per minggu.

Man United tentunya tak ingin bertindak gegabah dengan menuruti permintaan gaji Cavani tersebut. Pasalnya, mereka pernah merasakan kondisi yang sama saat merekrut Alexis Sanchez, yang pada akhirnya hanya membebani kondisi keuangan klub tanpa memberikan kontribusi besar.

Selain itu, Cavani saat ini juga sudah berusia 32 tahun dan baru pulih dari cedera. Pelatih PSG, Thomas Tuchel, bahkan tidak memungkiri kalau saat ini Cavani tidak dalam performa terbaiknya. Hal itulah yang kemudian membuat Tuchel kerap menaruh Cavani di bangku cadangan.

Faktor terakhir adalah Man United harus merogoh kocek sebesar 20 juta euro atau sekira Rp301,3 miliar untuk menebus Cavani dari PSG. Jumlah tersebut tentunya terbilang besar untuk pemain yang sudah berusia 32 tahun dan kontraknya akan habis pada 30 Juni 2020. Apalagi, Man United juga membutuhkan perbaikan di sektor lain, seperti gelandang, sehingga mereka tak bisa menghabiskan dana besar untuk Cavani seorang.

 

BERITA REKOMENDASI