Manchester City Terancam Sanksi, Mourinho Sebut Peluang Juara Man United

Editor: Agus Sigit

LONDON, KRJOGJA.com – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, sabar menanti keputusan Federasi Sepakbola Inggris (FA) soal potensi hukuman yang bisa mereka jatuhkan kepada Manchester City. Mou –sapaan akrab Mourinho– menilai apa pun bisa terjadi di sepakbola, sehingga saat dirinya hanya bisa bersabar.

Pada Sabtu 15 Februari 2020 dini hari WIB, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) mengeluarkan hukuman kepada Manchester City, yakni larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim (2020-2021 dan 2021-2022). Hukuman itu dijatuhkan UEFA karena Manchester City melanggar aturan Financial Fair play (FFP).

Ternyata tidak hanya UEFA yang memberikan hukuman. FA kabarnya juga akan menjatuhkan hukuman kepada The Citizens. Menurut laporan media-media Inggris, FA akan memotong perolehan poin Manchester City dalam beberapa musim terakhir di Liga Inggris.

Hanya saja, belum diketahui secara pasti, musim kapan saja poin Manchester City akan dipotong. Jika Manchester City mengalami pemotongan poin, Mourinho bisa tersenyum lebar.

Sebab di Liga Inggris 2017-2018, Mourinho membawa Manchester United finis di posisi dua dengan koleksi 81 angka, terpaut 19 poin dari Manchester City di tangga juara. Jika poin Manchester City dipotong signifikan misal 20 poin, Mourinho otomatis memenangkan trofi Liga Inggris 2017-2018 bersama Manchester United.

“Saya bertanya, apakah tim yang finis di posisi kedua pada 2018 akan menjadi juara? Itu hal yang menarik. Bisa dibilang, salah satu pencapaian terbaik saya sebagai pelatih adalah membawa Manchester United finis di posisi dua Liga Inggris,” kata Mourinho mengutip dari Sportbible, Senin (17/2/2020).

“Anda pasti mengatakan, bagaimana bisa orang seperti Mourinho yang telah memenangkan 25 gelar menganggap finis di posisi dua sebagai pencapaian terbaik? Saya harus mengatakan ini karena Anda tidak tahu apa yang terjadi di belakang layar Man United,” tutup Mourinho.

BERITA TERKAIT