Mantan Bek PSIM Tetap Berniat Curi Poin di SSA

YOGYA, KRJOGJA.com – Persigo Semeru FC datang ke Yogyakarta dengan kekuatan penuh untuk menghadapi PSIM Senin (24/9/2018) sore. Tak main-main, pasukan dari Lumajang bertekad mencuri poin dari Stadion Sultan Agung (SSA) guna mencari jatah bertahan di Liga 2 musim depan. 

Salah satu yang cukup menarik agaknya hadir dari kapten Persigo, Slamet Sampurno. Slamet adalah mantan bek PSIM di tahun 2008 lalu meski hanya setengah musim saja. 

Bersama Masyhadi, kala itu Slamet menjadi benteng kokoh PSIM di bawah juru racik Daniel Roekito. Meski hanya setengah musim saja menjadi penggawa Laskar Mataram namun nuansa kekeluargaan masih membekas dirasakan Slamet hingga kini. 

Kristianto Katrok yang masih diingat Slamet kala mengikuti prematch conference di Wisma Soeratin Minggu (23/9/2018). Keduanya pun terlihat akrab karena kitman PSIM tersebut memang telah menjadi bagian dari tim sejak Slamet menghuni skuad 10 tahun silam. 

“Kekeluargaan masih membekas sampai saat ini, saya hanya setengah musim di PSIM sebelum pindah ke Persiba Balikpapan yang waktu itu di ISL (setara Liga 1). PSIM ini berjasa untuk karier saya karena membantu membawa saya naik kelas,” ungkap Slamet tersenyum. 

Namun begitu, nostalgia hanya dinikmatinya sebatas saat kunjungan di wisma Soeratin yang kini sudah berubah bentuk. Di SSA, Slamet yang kini menjadi kapten Persigo bertekad membawa timnya mencuri poin atas PSIM. 

“Tetap harus profesional, saya sangat menghargai PSIM tapi sekarang saya pemain Persigo. Bagaimanapun harus bisa mencuri poin untuk bisa bertahan di Liga 2 musim depan,” ungkap pemain yang memang berasal dari Lumajang ini. 

Meski begitu tampaknya upaya Slamet dan kawan-kawan mencuri poin di SSA tak akan dengan mudah dibiarkan anak-anak PSIM. Strategi jitu, dukungan langsung suporter ditambah hasil positif di Lumajang pada putaran pertama akan menjadi motivasi bagi Hendika Arga Permana cs meraih poin tiga di kandang. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI