Mantan Manajer PSS Bantah Tuduhan Pengaturan Skor

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Mantan Manajer PSS Sleman Sismantoro membantah tuduhan ada pengaturan skor antara PSS Sleman melawan Madura FC pada kompetisi Liga 2 tahun lalu. Sismantoro pun siap dikonfrontir dengan Manajer Madura FC Januar Herwanto yang pertama kali melempar tuduhan ini.

“Tidak ada itu pengaturan skor. Tuduhan itu tidak benar. Tim kami memang layak memenangkan pertandingan dan promosi ke Liga 1. Saya siap dikonfrontir dengan Manajer Madura FC Januar yang pertama kali melempar tuduhan ini,” tandas Sismantoro.

Sismantoro meminta Januar menunjuk nama jika memang ada keterlibatan Manajemen PSS dalam pengaturan skor ini. “Dia tidak pernah menyebut nama, hanya mengatakan manajemen PSS. Silakan sebut nama dan saya siap dikonfrontir. Saya ingin kasus ini segera selesai,” tegasnya.

Hingga kemarin, Sismantoro mengaku juga belum dihubungi atau dikonfirmasi oleh Satgas Antimafia Bola yang dibentuk Polri. Meski Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan pihaknya sudah mulai melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi terkait pertandingan PSS melawan Madura FC.

Sebelumnya dalam acara talk show di sebuah stasiun televesi swasta, Januar mengungkap upaya pengaturan skor yang terjadi saat Madura FC akan bertandang ke Sleman. Menurutnya saat itu ada salah satu anggota Exco PSSI janjian mau bertemu di Juanda.

Namun Januar menolak dengan halus. Januar pun kemudian ditelepon yang meminta agar Madura FC mengalah. Nanti PSS juga akan mengalah saat away ke Sumenep. Januar juga mengaku tidak mau.

Oknum anggota Exco PSSI itu kemudian menawarkan uang sebesar Rp 100 juta agar bisa melakukan pengaturan skor. Januar tetap menolak dan tawaran dinaikkan menjadi Rp 150 juta. Setelah kembali ditolak, anggota Exco ini mengancam akan membeli pemain.

Buntut dari pengakuan itu, Januar dipanggil Bareskrim Polri melalui surat perintah Nomor 3678 tertanggal 21 Desember 2018 lalu untuk dimintai keterangan. Januar sendiri mengaku dimintai keterangan mengenai pertandingan away melawan PSS, baik pada babak penyisihan grup maupun pada babak delapan besar. (Jan)

BERITA REKOMENDASI