Masuk Grup Timur Bareng PSS, Ini Komentar Pelatih PSIM

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – PSIM dipastikan tergabung di Grup Timur Liga 2 2018 bersama saudara muda PSS. Persaingan sengit tampaknya bakal terjadi di grup ini lantaran 10 kontestan lainnya juga tak main-main mempersiapkan diri. 

PSIM yang tahun ini hanya mengusung target bertahan di Liga 2 tampaknya harus berjuang ekstra keras. Pasalnya, 3 tim terbawah di masing-masing grup harus terdegradasi di akhir kompetisi dan tentu saja tidak ada tim yang ingin mengalami nasib sial tersebut. 

Meski demikian, PSIM tak ingin kalut menghadapi beratnya persaingan yang kemungkinan terjadi di grup timur. Tim pelatih bahkan mengaku sudah memperkirakan hasil pengundian grup yang dilakukan operator liga. 

“Sudah kami perkirakan sebelumnya dan memang saat ini sudah tidak bisa memilih karena semua grup dan tim siap semua. Mau tidak mau, suka tidak suka harus kami hadapi,” ungkap pelatih kepala PSIM Erwan Hendarwanto di sela persiapan menghadapi Persik Kendal Selasa (10/4/2018). 

Erwan mengungkap persaingan di grup timur termasuk adanya saudara muda, PSS yang tergabung bersama akan membuat iklim kompetisi semakin seru. Menurut dia, kesiapan masing-masing tim sangat menentukan kelanjutan nasib kedepan. 

“Persaingan akan semakin ketat dan kompetitif. Inilah mengapa saya, kami di PSIM harus bekerja keras memperbaiki kekurangan agar bisa bersaing dengan tim-tim lainnya di grup ini,” sambungnya. 

Persaingan PSIM dan PSS sendiri selama ini berlangsung sangat seru di mana kedua tim masih memiliki rekor sama kuat dari segi kemenangan dan kekalahan. Terakhir di 2014, kedua tim mencatatkan hasil imbang baik saat bertanding di Mandala Krida maupun Maguwoharjo. 

Tampaknya sangat layak dinantikan kembali Derby Yogyakarta yang beberapa tahun terakhir absen disaksikan pecinta sepakbola Yogyakarta. Namun, di sisi lain kedewasaan suporter harus benar-benar bisa diandalkan untuk mencegah kerugian untuk masing-masing tim. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI