Mau Berprestasi, PSSI Harus Tiru Pengelolaan Sepakbola Jepang

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengapresiasi pembenahan yang dilakukan PSSI. Namun, ia mengingatkan agar ada program jangka panjang yang benar-benar dilakukan seperti halnya Jepang.

Pria berusia 51 tahun itu mengatakan, Jepang saat ini sudah memiliki 700 pelatih berlisensi A Pro. Sedangkan Indonesia belum ada satu pun pelatih yang memiliki lisensi tersebut, termasuk Indra Sjafri.

Mantan peracik strategi Bali United itu yakin, apabila sepakbola Indonesia dikelola seperti di Jepang, maka akan jauh lebih baik kualitasnya. Soal kualitas dan kuantitas pelatih serta pemain dan juga pembenahan kompetisi usia muda dalam rangka pembinaan, apa yang dilakukan PSSI saat ini disebutnya sudah ada langkah maju.

"Kalau melihat apa yang kita dan mereka tampilkan, Indonesia akan jauh lebih maju kalau pengelolaan (sepakbola) sama seperti di Jepang," ujar Indra Sjafri dalam konferensi pers pascalaga Timnas Indonesia U-19 versus Jepang di Piala Asia 2018, Minggu 28 Oktober 2018 malam WIB.

"Jepang ingin juara dunia pada 2050 dan mereka betul-betul lakukan program untuk mencapai tujuan itu," imbuh pria berkumis itu.

Anak asuh Indra Sjafri harus mengakui keunggulan Timnas Jepang U-19 dengan skor 2-0. Hasil tersebut mengubur impian Timnas Indonesia U-19 untuk melangkah lebih jauh di turnamen Piala Asia U-19 2018. (*)

 

BERITA REKOMENDASI