Memphis Depay Sadar Dalam Radar Barcelona

AMSTERDAM, KRJOGJA.com – Pemain Olympique Lyonnais, Memphis Depay, tahu dirinya sedang dilirik Barcelona pada bursa transfer musim panas 2020. Akan tetapi, ia tidak bisa berbicara banyak kepada awak media tentang ketertarikan Barcelona.

Depay belum tahu sejauh mana Blaugrana –julukan Barcelona– tertarik kepada dirinya. Ia baru akan berbicara dengan agennya untuk memahami minat dari Barcelona untuk meminangnya. Setelah itu, ia baru akan berpikir langkah selanjutnya yang harus diambil.

Kami hanya harus melihat apa yang akan terjadi. Saya akan melapor ke klub (Lyon) besok (Selasa waktu setempat),” kata Depay, menyadur dari Sportskeeda, Selasa (8/9/2020).

“Kami akan lihat kelanjutannya. Saya belum mendengar lebih jauh dari agen saya. Saya tahu ada minat (dari Barcelona), tetapi sekarang tidak ada banyak hal untuk dikatakan karena saya tidak tahu terlalu dalam tentang itu,” ucapnya.

Depay adalah salah satu pemain yang masuk dalam daftar belanja Barcelona. Blaugrana dikabarkan rela membayar 25 juta euro (sekira Rp437 miliar) pada Lyon demi mendapatkan jasa pemain asal Belanda tersebut.

Depay jadi salah satu pemain yang ada di puncak daftar belanja Barcelona karena keberadaan Ronald Koeman. Koeman yang telah ditunjuk untuk melatih Barcelona hingga dua musim ke depan ingin pemain berpaspor Belanda itu datang sebagai pengganti Luis Suarez.

Depay yang baru berumur 26 tahun dinilai Koeman cocok untuk mengisi lini depan Barcelona pada musim ini. Koeman sangat yakin dengan kemampuan dan kualitas Depay karena pernah bahu-membahu di Tim Nasional (Timnas) Belanda.

Namun, terdapat risiko besar di balik pembelian Depay. Pemain berumur 26 tahun itu punya catatan buruk saat membela klub besar. Ia pernah gagal di Manchester United pada 2015-2017. Ketidakmampuan Depay dalam mengatasi tekanan membuatnya tidak bersinar di Man United.

Hal yang sama mungkin terulang di Barcelona. Sebab, tekanan yang akan diterima Depay di Camp Nou kurang-lebih sama seperti waktu membela Man United. Depay bisa menjadi pembelian gagal Barcelona selanjutnya, seperti Kevin-Prince Boateng dan Yerry Mina

BERITA REKOMENDASI