Menang Atas Persela, PS Tira Tinggalkan Zona Merah

BANTUL, KRJOGJA.com – PS Tira berhasil meraih poin penuh saat menjamu Persela Lamongan Minggu (28/10/2018) malam di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul. Tampil meyakinkan, Tira berhasil melesakkan empat gol untuk mengakhiri laga dengan skor akhir 4-1. 

Gol pertama Tira terjadi pada masa perpanjangan waktu babak pertama melalui Ahmad Nufiandani. Unggul 1-0 hingga jeda pun ternyata tak menyurutkan niat Tira terus tampil menekan di paruh kedua. 

Terbukti Alexandar Rakic berhasil mengubah skor menjadi 2-0 menit ke-60. Bahkan, Nufiandani kembali mencetak gol dua menit berselang hingga mengubah papan skor menjadi 3-0 untuk keunggulan tuan rumah PS Tira. 

Saat laga seolah sudah berakhir dengan kemenangan mutlak, nyatanya pasukan Young Warriors masih terus menyerang lini pertahanan Persela yang tampak tak bermain seperti biasanya. Dimitri Rekish mampu memperlebar margin menjadi 4-0 saat laga memasuki menit 79. 

Di akhir babak, tempo Tira sedikit menurun yang kemudian berakibat jebolnya keperawanan gawang Angga Saputra menit 88. Gol pemain Persela Dendi Sulistyawan menjadi yang terakhir dalam laga hingga berkesudahan 4-1 bagi PS Tira. 

Kemenangan di kandang kali ini mengubah posisi PS Tira sedikit lebih aman dari sebelumnya. Tira kini berada satu strip di atas zona merah, naik dua peringkat dari sebelumya di posisi 17 dengan poin 32. 

Pelatih PS Tira, Nil Maizar mengungkap kemenangan hari ini sangat penting untuk kelanjutan timnya kedepan. Perjuangan keras para pemain menurut dia sangat luar biasa sehingga bisa meraih poin penuh di laga kandang. 

“Kami meraih kemenangan penting malam ini, kami menemukan jati diri yang sebenarnya. Saya apresiasi terimakasih pada seluruh pemain yang telah berjuang dan ini menjadi modal penting kami menghadapi Barito di laga selanjutnya,” ungkap Nil pada wartawan.

Sementara pelatih Persela, Aji Santoso menilai empat gol yang terjadi ke gawangnya merupakan kesalahan para pemain belakang. Namun begitu, Aji mengaku kekalahan malam tadi akan menjadi bahan evaluasi perjalanan Persela kedepan. 

“Kami datang dengan pengaruh hukuman larangan bermain bagi salah satu pemain kami. Seharusnya larangan disampaikan sebelum tim berangkat karena kami sudah mempersiapkan Ronny sebagai pemain inti, ini yang kami sayangkan. Namun tadi gol kesalahan pemain belakang kami, ini jadi evaluasi kami kedepan,” tukas Aji.  (Fxh)

BERITA REKOMENDASI