Menangi Babak Perpanjangan Waktu, PSS Injakkan Kaki ke Final ISC B

SLEMAN (KRjogja.com) – PSS Sleman berhasil memenuhi target untuk melangkahkan kaki di partai final ISC B. Pada pertandingan semifinal melawan Perssu Madura di Stadion Bumi Kartini Jepara Rabu (14/12/2016) anak asuhan Seto Nurdiantoro menang dengan skor 2-1 setelah melakoni laga sepanjang 120 menit.

Waluyo dan Bagas Adi dipilih Seto menempati pos pertahanan tim Elang Jawa sementara Denny Rumba dan Eka Angger menempati sisi pinggir. Di lini tengah, Busari, Dirga Lasut dan Dave Mustaine bahu membahu menciptakan umpan berbahaya untuk penyerang Rizky Novriansyah yang kali ini ditemani Kito Chandra dan Tri Handoko.

Di babak pertama, kedua tim tampak bermain terbuka sehingga terlihat jual beli serangan. Cuaca Jepara yang panas tampaknya mempengaruhi performa kedua tim hingga akhirnya tak ada gol tercipta di 45 menit pertama.

Memasuki paruh kedua, barulah permainan lebih menarik disaksikan, terutama saat tim Perssu mampu menceploskan gol ke jala Agung Prasetyo tepat di menit ke-65 melalui Nanang Aspirin. Nanang yang lepas dari kawalan pemain belakang PSS mampu mengirim sepakan terukur yang gaga diantisipasi kiper PSS.

Lepas gol, bak terlecut semangat, pemain-pemain PSS berusaha menyamakan kedudukan. Pelatih mencoba memasukkan Dicky Prayoga menggantikan Tri Handoko da ternyata membuat serangan PSS sedikit lebih berubah lebih cepat.

Akhirnya, menit ke-75 'the lucky one' Kito Chandra mampu membobol gawang Perssu. Umpan Rizky Novriasyah mampu dikonversi dengan sontekan manis Kito yang sekaligus menyamakan skor menjadi 1-1.

PSS yang mengejar kemenangan terus berusaha menyerang sementara Perssu tampak sedikit mengendorkan serangan dan memilih menanti kelengahan PSS. Tak ada gol tercipta hingga 90 menit dan pertandingan dilanjutkan babak tambahan 2×15 menit.

Di babak tambahan waktu pertama, PSS kembali mengambil inisiatif menyerang dibuktikan dengan tendangan ke arah gawang yang dilakukan Kito Chandra. Puncaknya, kapten tim Busari mampu menjebol gawang Perssu lewat tandukan kepala memanfaatkan umpan Dicky Prayoga pada menit ke-97.

Di sisa 15 menit babak perpanjangan kedua, baik PSS maupun Perssu tak mampu mengubah keadaan. Gol Busari akhirnya menjadi pembeda sekaligus yang terakhir di laga menentukan ini dan mengantarkan PSS ke partai final ISC B.

Pelatih PSS Seto Nurdiantoro mengaku sangat berutung bisa memenangkan pertandingan. Gol dari Perssu sempat membuat goyah konsentrasi PSS sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan dan berbalik unggul di babak perpanjangan.

"Lagi-lagi kami beruntung bisa menang, tadi sempat kecolongan gol dan sempat membuat lepas fokus. Namun akhirnya bisa menyamakan kedudukan dan berbalik unggul, terimakasih pada seluruh pemain dan Sleman Fans," ungkapnya. (Fxh)

 

PSS

BERITA REKOMENDASI