Menelusuri Jejak PSIM di Kotagede, Lapangan Karang hingga Makam Pendiri Abdul Hamid

YOGYA, KRJOGJA.com – Komunitas Bawahskor berkolaborasi dengan PSIM Legend mengkreasikan tur wisata minat khusus menjelajahi kawasan Kotagede. Bukan tentang Kraton Yogyakarta dengan perjalanan panjangnya yang diulas, namun para peserta tur yang didominasi anak-anak muda diajak menelusuri jejak PSIM dari gang-gang menawan Kotagede.

Tur wisata tersebut diberitajuk Tur Titik Putih 1.1 dengan leader Dimas Maulana yang juga salah satu pegiat arsip sepakbola Yogyakarta. Beberapa lokasi yang mungkin tak pernah terpikirkan pandemen PSIM, dijadikan sasaran di mana peserta diajak berjalan kaki sejauh sekitar 2 kilometer.

Di perhentian pertama, Lapangan Karang, menjadi tujuan. Lapangan ini kini jadi satu-satunya yang tersisa di Kotagede setelah Lapangan Jambon dan Winong lenyap menjadi perumahan. Lapangan Karang menyimpan sejarah bagi sepakbola Kota Yogyakarta, apalagi usia lapangan ‘seadanya’ Karang kini menyisakan bulan setelah Pemkot menganggarkan revitalisasi menjadi mini stadion dimulai pertengahan tahun ini.

BERITA REKOMENDASI