Menolak Diganti Jelang Laga Adu Penalti, Ini Alasan Kepa

LONDON, KRJOGJA.com – Penjaga gawang Chelsea, Kepa Arrizabalaga memberikan klarifikasi terkait masalah yang melibatkan dirinya dan Maurizio Sarri (pelatih Chelsea) di final Piala Liga Inggris kontra Manchester City, Minggu 24 Februari 2019 malam WIB. Kepa mengatakan hal tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman belaka.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, kiper asal Spanyol itu terlibat masalah saat menolak digantikan jelang babak adu penalti. Hal itu lantas membuat Sarri murka hingga hampir meninggalkan lapangan pertandingan.

Melalui akun Twitter pribadinya, kiper asal Spanyol itu mengunggah sebuah tulisan yang berisikan mengenai alasannya ketika menolak untuk digantikan. Menurutnya, insiden tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman belaka. Eks penggawa Atletic Bilbao itu pun mengatakan jika dirinya sangat menghargai Sarri sebagai pelatih.

"Marah dan sedih karena tidak dapat merebut gelar, kami berjuang sampai akhir melawan tim yang hebat. Kami akan terus bekerja untuk menjadi lebih kuat. ‘Saya juga ingin mengklarifikasi beberapa fakta dari pertandingan hari ini:‘ Pertama-tama saya menyesalkan bagaimana akhir pertandingan telah digambarkan. Tidak pernah ada niat saya untuk tidak menaati pelatih atau keputusannya (pelatih),” tulis Kepa, melansir dari akun Twitter pribadinya @kepa_26, Senin (25/2/2019).

“Saya pikir semuanya yang terjadi di akhir laga adalah sebuah kesalahpahaman. Pelatih berpikir saya tidak dalam kondisi yang baik untuk bermain (adu penalti) dan niat saya adalah untuk menyatakan bahwa saya berada dalam kondisi yang baik untuk terus membantu tim, sementara para dokter yang telah merawat saya tiba di bangku untuk memberikan pesan. Saya sangat menghormati pelatih dan keputusannya,” tambahnya.

Paga laga final tersebut, Chelesea pun akhirnya gagal mengatasi Man City di final Piala Liga Inggris 2018-2019. David Luiz dan rekan-rekan menyerah 3-4 lewat drama adu penalti usai bermain imbang 0-0 di waktu normal. (*)

BERITA REKOMENDASI