Menpora Ingin PSSI Belajar dari Kasus Ezra Walian

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Imam Nahrawi ingin PSSI proaktif dalam menangani kasus dwi kewarganegaraan atlet.

Pernyataan Imam merujuk masalah penyerang RKC Waalwijk Ezra Walian yang batal memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam. Pemain naturalisasi tersebut tidak bisa memperkuat skuat Garuda Muda karena pernah tampil bersama timnas Belanda U-17.

"Ya kami baru tahu juga, sehingga kami tidak bisa memberi respons lebih lanjut. Tapi setidaknya ini pelajaran penting agar berikutnya harus disiapkan apa saja syarat yang harus dipenuhi bagi setiap pemain untuk bisa memperkuat timnas. Terlebih yang masih dianggap punya dwi kewarganegaraan," kata Imam kepada para awak media di Kemenpora.

"Karenanya PSSI saya kira perlu proaktif mengenai sisi mana yang perlu dibantu pemerintah, karena pada prinsipnya pemerintah akan terus membantu setiap keinginan federasi cabang olahraga untuk meraih prestasi terbaiknya," katanya menambahkan.

Pangkal persoalan Ezra diduga muncul karena adanya aduan dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) kepada AFC, yang akhirnya dikonfirmasi ke Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) dan PSSI. Vietnam sendiri merupakan tuan rumah Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Sebelumnya, timnas Vietnam dikalahkan Indonesia pada semifinal Piala AFF U-22 2019. (*)

BERITA REKOMENDASI