Mental Bertanding Fajar/Rian Bakal Diperbaiki

BANGKOK, KRJOGJA.com – Penampilan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang terus menurun membuat sang pelatih, Herry Iman Pierngadi kecewa. Ia yakin buruknya penampilan Fajar/Rian lebih disebabkan oleh faktor non-teknis.

Penurunan performa Fajar/Rian terlihat jelas dalam tiga turnamen terakhir. Keduanya tersingkir di perempatfinal Indonesia Open 2019 dari pasangan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Sepekan kemudian, mereka lagi-lagi mengepak koper lebih awal, yakni di babak kedua di Jepang Open 2019.

Babak kedua kembali menjadi akhir perjalanan Fajar/Rian ketika mentas di Thailand Open 2019. Herry IP menilai, pasangan ganda putra peringkat tujuh dunia versi BWF itu tengah mengalami problem mental. Sisi non-teknis tersebut harus segera diperbaiki selama masa pengumpulan poin untuk Olimpiade 2020.

“Fajar/Rian mentalnya harus diperbaiki. Motivasi, mentalnya, istilahnya harus dirombak total,” ucap Herry Iman Pierngadi di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, melansir dari laman resmi PBSI, Senin (5/8/2019).

“Kalau soal beban persaingan menuju Olimpiade 2020, mereka seharusnya tidak ada beban karena masih muda. Cara berpikirnya harus diubah, motivasinya ditambah,” imbuh pelatih berusia 56 tahun itu.

Kekecewaan pantas diarahkan karena Indonesia tengah mengincar dua tempat pada nomor ganda putra di Olimpiade 2020 Tokyo. Indonesia hanya bisa mengirimkan dua pasangan jika wakil tersebut berada di peringkat delapan besar dunia. (*)

 

BERITA REKOMENDASI