Messi Curhat kepada Koeman Ingin Tinggalkan Barcelona

BARCELONA, KRJOGJA.com – Megabintang Barcelona, Lionel Messi, curhat kepada sang pelatih anyar, Ronald Koeman. Menurut laporan Marca, dalam pertemuan yang diadakan Kamis 20 Agustus 2020, La Pulga –julukan Messi– mengonfirmasi kepada Koeman dirinya ingin meninggalkan Barcelona pada musim panas 2020.

Masa depan Messi menjadi perbincangan dalam satu minggu terakhir. Messi diisukan segera angkat kaki dari Estadio Camp Nou setelah Barcelona kalah 2-8 dari Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions 2019-2020 yang dilangsungkan Sabtu 15 Agustus 2020 dini hari WIB.

Kelar pertandingan, Messi diam seribu bahasa di hadapan manajemen Barcelona. Sejumlah pesan atau telefon yang dilakukan manajemen Barcelona, tidak pernah ditanggapi pesepakbola peraih enam trofi Ballon dOr trsebut.

Setelah Barcelona dikalahkan Bayern, Messi diketahui memilih berlibur bersama keluarganya. Meski baru saja berlibur, Messi rela memotong jatah liburannya demi bertemu pelatih baru Barcelona, Koeman.

Dalam pertemuan itu diungkapkan keinginannya meninggalkan Barcelona. Namun, Messi sadar sulit baginya meninggalkan Barcelona.

Berhubung masih memiliki kontrak hingga 30 Juni 2021, plus tak ada niatan bagi Barcelona melepas La Pulga, membuat klub peminat Messi mesti menebus klausul lepas pesepakbola 33 tahun tersebut. Saat ini, Messi memiliki klausul lepas mencapai 700 juta euro atau sekira Rp12,2 triliun.

Di tengah pandemi seperti ini, plus adanya aturan Financial Fair Play (FFP), membuat klub-klub agak sulit mengeluarkan uang sebesar di atas. Namun, manajemen Barcelona bisa saja melepas Messi dengan harga yang lebih rendah.

Jika Messi terus-menerus merengek minta dilepas, manajemen Barcelona dipercaya akan melepas La Pulga. Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dipercaya tak mau klubnya dipandang hanya Messi seorang.

Andai benar dijual, uang hasil pelepasan Messi dapat digunakan untuk membeli pesepakbola top lain. Uang tersebut dapat digunakan Barcelona sebagai penegasan revolusi atau perubahan besar-besar di bawah arahan Koeman.

Menarik menanti kelanjutan nasib Messi bersama Barcelona. Satu hal yang pasti, jika manajemen memutuskan melepas Messi, elektabilitas Bartomeu akan menurun di mata socios (anggota/responden) saat pemilihan presiden Barcelona pada 15 Maret 2021.

BERITA REKOMENDASI