Misi Harus Menang PSS di Cilegon, Beberapa Perubahan Dilakukan Freddy Mulli

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Super Elang Jawa PSS bakal menghadapi laga tandang melawan Cilegon United, Jumat (6/10/2017) esok. 18 pemain telah diusung ke Cilegon sejak Rabu (4/10/2017) kemarin untuk memenuhi target poin di partai yang sangat penting untuk menentukan langkah PSS di 16 besar Liga 2. 

Di Cilegon, pelatih PSS Freddy Mulli membawa 18 amunisi di mana beberapa diantaranya mengalami perubahan dibandingkan laga sebelumnya melawan PSPS. Mardiono yang dinilai tak bermain baik ditinggalkan di Sleman dan digantikan Kito Chandra, sementara Arie Sandy terpaksa menepi akibat cidera dan digantikan Chandra Luckmana.

Mau tak mau Freddy harus mengubah komposisi lini tengah sepeninggal Arie Sandy. Satu nama yakni Wahyu Sukarta kemungkinan dimainkan atau memilih mendorong Hisyam Tolle jadi breaker menemani Busari dan Dirga Lasut dengan kembali menduetkan Waluyo dan Jodi Kustiawan di belakang.

Pun posisi penjaga gawang, Syahrul Trisna yang dinilai Freddy melakukan kesalahan atas gol PSPS kemungkinan dicadangkan dan diganti Try Hamdani. Pun begitu Kito Chandra yang lebih banyak berpeluang main menemani Rossi Noprihanis dan Rizky Novriansyah di trisula lini depan. 

Menyerang dan mencetak gol untuk mencuri poin adalah harga wajib bagi PSS di laga kali ini. Predikat juru kunci dengan raihan poin terendah membuat Elja harus menang di laga versus Cilegonn United dan Persis Solo. 

“Mau tidak mau dua laga sisa harus dimaksimalkan. Harus menang agar bisa lolos 8 besar,” ungkap Freddy Mulli beberapa waktu lalu. 

Kubu tuan rumah yang kini mengoleksi 6 poin tentu saja tak ingin begitu saja merelakan kandangnya diobrak-abrik PSS. Apalagi, trend positif sedang menaungi setelah mampu mengandaskan Persis Solo di laga terakhir. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI