Monaco Khawatirkan Kemapanan Buffon

AS MONACO wajib menang dengan selisih di atas dua gol atau kemenangan dengan skor 3-1, 4-2 atau seterusnya jika ingin lolos ke partai puncak Liga Champions saat bersua Juventus di semifinal leg II Liga Champions, Rabu 10 Mei 2017 dini hari WIB. Namun yang jadi pertanyaan, sanggupkah Monaco membobol gawang Juventus lebih dari dua kali plus tidak kebobolan?

Nothing is impossible adalah pepatah yang cocok diterapkan di sepakbola. Namun ada kalanya, dewi fortuna tidak menaungi suatu tim tertentu, sehingga keajaiban enggan menghampiri.

Pada momen ini, Juventus dan sang penjaga gawang yakni Gianluigi Buffon sangat tangguh saat bermain di kandang. Sepanjang musim ini di seluruh ajang, hanya Atalanta yang dapat dua kali membobol gawang Juventus di J-Stadium. Namun itu pun, La Dea –julukan Atalanta– harus takluk 2-3.

Catatan kandang Juventus lebih apik lagi di Liga Champions. Dari lima pertandingan kandang, gawang Juventus hanya kebobolan satu kali! Bahkan di lima laga terakhir di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu, gawang Juventus kawalan Buffon tidak kebobolan!

Monaco sudah merasakannya di semifinal leg I. Lima shot on target yang dilepaskan, termasuk peluang emas Kylian Mbappe dan Radamel Falcao berhasil diamankan Buffon. Karena itu, butuh lebih dari keajaiban bagi Monaco untuk meraih kemenangan meyakinkan di markas Juventus.

“Buffon adalah kiper luar biasa dan membuat dua penyelamatan luar biasa pada leg I. Ia menunjukkan konsentrasi tinggi dan kami harus menemukan momen tepat untuk membobolnya, kata fullback kiri Monaco, Djibril Sidibe mengutip dari Football Italia, Selasa (9/5/2017). (*)

BERITA REKOMENDASI