Mou Tanggapi Isu Tak Akur dengan Pogba

MANCHESTER (KRjogja.com) – Kiprah Paul Pogba bersama Manchester United memang tidak berjalan mulus di musim 2017-2018. Sempat menjadi andalan di lini tengah Setan Merah, perlahan tapi pasti Pogba mulai tergusur dari tim utama Man United dalam beberapa laga terakhir.

Situasi tersebut lantas memunculkan sejumlah rumor mengenai Pogba bersama Man United. Mulai dari tidak cocoknya permainan Pogba dengan strategi yang diterapkan oleh Jose Mourinho, hingga ketidakcocokan antaranya dengan manajer berkebangsaan Portugal tersebut.
Rumor terakhir yang disebutkan menjadi paling sering muncul dalam pemberitaan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan gara-gara masalah tersebut Pogba disebut-sebut telah menyesal memutuskan pulang ke Man United pada musim lalu, dan mulai berpikir untuk kembali hengkang dari Old Trafford.

Mengetahui kondisi tersebut membuat Mourinho sendiri memberikan komentarnya. Mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid tersebut menegaskan bahwa dirinya dan Pogba tidak sedang terlibat konflik apapun.

Mourinho juga membeberkan alasannya “memarkir” Pogba dari skuad utama Man United dalam beberapa pertandingan terakhir. Mourinho memilih cara tersebut lantaran permainan Pogba yang sedang menurun akhir-akhir ini.

“Ketika Anda mengatakan 'banyak spekulasi', Anda harus mengatakan banyak kebohongan. Karena saya menerima dan Paul menerima bahwa dia belum bermain bagus dalam beberapa pertandingan terakhir. Hanya itu saja,” jelas Mourinho, seperti dilansir dari Soccerway, Sabtu (17/2/2018).

“Ini adalah masalah saya, ini adalah masalah pemain. Kebohongan besar bahwa hubungan kami tidak baik, kebohongan besar yang sama sekali tidak kami komunikasikan, kebohongan besar bahwa kami tidak setuju dengan jabatannya dan keterlibatannya dalam dinamika tim,” lanjutnya.

“Jadi, marilah objektif dan katakan apa yang kita semua tahu: dalam beberapa pertandingan terakhir dia tidak bermain dengan baik. Periodikal. Selesai cerita. Ini adalah masalah saya dan masalah Paul untuk diatasi dan mencoba untuk meningkatkan kinerjanya,” tutup manajer berusia 55 tahun tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI