Neymar Masih Kecewa PSG Gagal ke Final Liga Champions

PARIS, KRjogja.com – Penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr, mengaku belum bisa menerima kenyataan bahwa timnya telah tersingkir dari ajang Liga Champions musim ini. Lewat unggahannya di Instagram, Neymar mengatakan belum bisa beranjak dari kesedihan tersebut.

Pada musim ini, langkah PSG di Liga Champions harus terhenti di babak semifinal. Mereka kembali gagal untuk meraih gelar Liga Champions setelah menyerah dari klub asal Inggris yakni Manchester City.

Setelah menjalani dua leg, PSG harus mengakui keunggulan Man City dengan skor agregat 1-4. Pada leg pertama, mereka menyerah 1-2 dari Man City di Parc des Princes dan takluk 0-2 pada leg kedua di Stadion Etihad.

Hasil ini jelas membuat Neymar merasa sedih. Sebab, jika berkaca pada tahun lalu, mereka nyaris membawa gelar Liga Champions, namun harus puas menjadi runner-up. Kala itu, PSG menyerah dari Bayern Munich di partai pamungkas.

Sayangnya, langkah yang sudah baik pada tahun lalu itu gagal berlanjut pada musim ini. Alhasil, Neymar merasakan kekecewaan besar sehingga masih belum bisa move on untuk meratapi kegagalan tersebut.

Meski begitu, Neymar mengaku bangga dengan rekan-rekannya yang berjuang keras untuk memenangi laga ini. Ia mengatakan seluruh pemain PSG telah menunjukkan kemampuan terbaiknya walau hasilnya tidak sesuai harapan.

“Ini hal yang sulit untuk ditulis, saya masih sangat sedih atas kekalahan itu, tetapi bangga dengan dedikasi seluruh tim, kami sudah memberikan yang terbaik,” ungkap Neymar, mengutip dari Marca, Jumat (7/5/2021).

Ketidakmampuan PSG untuk memenangkan Liga Champions sejatinya akan memasuki waktu tenggat. Pasalnya, musim ini bisa menjadi momen krusial untuk mereka ketika Neymar dan Kylian Mbappe tinggal menyisakan kontrak satu tahun lagi.

Meski Neymar memiliki potensi untuk tetap bertahan, tetapi situasi Mbappe masih sedikit pelik. Apalagi pemain berpaspor Prancis itu telah diminati oleh banyak klub raksasa, dengan salah satunya Real Madrid.

Andai, PSG kehilangan dua penggawa penting tersebut, maka ini bisa menjadi momen genting. Sebab, bukan tidak mungkin PSG akan menghadapi situasi sulit untuk menggapai mimpi merebut titel Liga Champions.

BERITA REKOMENDASI