Ozil Sedih Belakangan Ini Dicuekin Arsenal

Editor: KRjogja/Gus

LONDON, KRJOGJA.com – Nasib buruk terus menghantui Mesut Ozil. Setelah namanya dicoret dari skuad Arsenal untuk Liga Eropa, pesepakbola asal Jerman itu juga tidak masuk daftar 25 pemain Liga Inggris. Walau begitu, ia berjanji untuk tetap berjuang bagi The Gunners.

Seperti diketahui, Mesut Ozil sudah tidak masuk dalam rencana Manajer Mikel Arteta dalam satu semester terakhir. Gim terakhir yang dimainkan pria berusia 32 tahun itu adalah saat menjamu West Ham di Stadion Emirates pada Liga Inggris 2019-2020, 3 Juli lalu.

Setelah itu, nama Mesut Ozil menghilang dari skuad Arsenal. Beredar kabar, Manajemen Arsenal ingin menjual pemain berdarah Turki itu pada musim panas 2020. Sayangnya, tidak ada klub yang mau menampungnya karena gaji yang tinggi, yakni 350 ribu poundsterling (setara Rp6,77 miliar) per pekan.

Gaji tersebut menjadi sumber masalah. Sebab, Mesut Ozil jarang merumput sehingga hanya makan gaji buta. Arsenal tentu tidak mau menggaji pemain yang tidak pernah bermain lagi. Segala upaya dilakukan, termasuk membuatnya tidak nyaman dengan membuang Ozil dari daftar skuad.

Melihat situasi tersebut, Mesut Ozil memilih untuk terus memperjuangkan tempatnya. Dalam pernyataan yang dirilis ke Twitter, ia mengaku sedih dengan situasi saat ini. Namun, pola pikir dan komitmen terhadap Arsenal tidak akan pernah berubah.

“Ini adalah pesan yang sulit untuk ditulis kepada penggemar Arsenal, tempat saya bermain dalam beberapa tahun terakhir. Saya benar-benar kecewa dengan fakta terbuang dari skuad untuk Liga Inggris. Padahal, ketika menandatangani kontrak pada 2018, saya berjanji untuk setia kepada klub yang saya cintai, Arsenal, tetapi ini tidak berbalas,” tulis Mesut Ozil di akun @MesutOzil1088, Kamis (22/10/2020).

“Sayangnya, kesetiaan sangat sulit diungkapkan belakangan ini. Saya selalu berusaha positif dari pekan ke pekan dengan harapan mungkin ada kesempatan masuk skuad lagi. Karena itu, saya diam saja selama ini,” imbuh suami dari Amine Gulse itu.

Situasi ternyata tidak berpihak pada Mesut Ozil. Setelah merasa penampilannya kembali meningkat di bawah Mikel Arteta, segalanya berubah lagi. Apa pun yang terjadi, pemain bernomor punggung 10 itu akan berjuang keras meraih tempatnya kembali.

“Apa pun itu, saya akan tetap berjuang untuk kesempatan bermain dan tidak ingin musim kedelapan saya bersama Arsenal, berakhir seperti ini,” lanjut Mesut Ozil.

“Saya berjanji, keputusan ini tidak akan mengubah pola pikir saya. Saya akan terus berlatih sebaik mungkin dan selalu menyuarakan ketidakadilan serta tindakan tidak berperikemanusiaan jika memungkinkan,” tutup pengoleksi 44 gol dan 77 assist buat Arsenal itu.

BERITA REKOMENDASI