Pelatih Persiraja Keluhkan Kinerja Wasit

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pelatih Persiraja Achyar Ilyas mengeluhkan kinerja wasit usai dikalahkan PSS Sleman lima gol tanpa balas di Stadion Maguwoharjo, Rabu (21/112018). Hasil tersebut membuat perjuangan Persiraja selesai.

"Kami di lapangan merasa frustasi membangun tim dengan kuat tapi dikalahkan oleh keputusan-keputusan wasit yang merugikan.”

Di pertandingan lain, tuan rumah Madura FC dengan sangat mengejutkan kalah dari Persita Tangerang.  Di laga melawan PSS, Achyar juga menyampaikan kekecewaan pada kinerja wasit Steven Youbel Poli dari Sulawesi Utara. Di awal laga, Steven dinilainya sangat mudah memberikan pelanggaran untuk tim tuan rumah meski sebenarnya hanya terlibat benturan kecil yang juga mengenai bola. 

“Kami kecewa kinerja wasit, dia baru normal setelah lawan menang 4-0. Awal laga senggol sedikit saja ditiup tapi ketika pemain kami dilanggar bahkan dengan keras, kartupun tidak ada,” keluhnya di sesi konferensi pers. 

Achyar pun melempar harapan agar PSSI melakukan perbaikan kualitas wasit yang memimpin pertandingan di Liga 2. “Kami harap ada perubahan serius, karena dampaknya akan sampai ke timnas, kualitas wasit terutama Liga 2 harus diperbaiki,” ungkapnya kecewa. 

Persiraja sendiri terlihat bermain cukup normal kala meladeni PSS sore tadi. Namun begitu, kelengahan di babak kedua membuat wakil Aceh tersebut diberondong empat gol dan akhirnya harus menyerah lima gol tanpa balas dari Sleman. 

Sementara di Sumenep, Madura FC dengan sangat mengagetkan kalah untuk kali pertama di musim kompetisi 2018. Dugaan negatif pun muncul lantaran Madura FC tak lagi punya peluang lolos empat besar yang membuat tim tersebut memberikan kemenangan bagi Persita. Padahal, selama ini Persiraja juga sudah merasakan sulitnya memenangkan laga di Madura. 

“Kami sudah menyangka hasil apapun bisa terjadi di Madura, namun memang sedikit kaget karena Madura FC adalah tim yang sangat kuat dan tidak pernah kalah di kandang selama ini,” pungkas Achyar. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI