Pemain Madrid Positif Virus Korona, Liga Spanyol Ditunda Dua Pekan

MADRID, KRJOGJA.com – Kabar buruk datang dari klub basket Real Madrid karena salah satu pebasketnya positif terkena virus korona (Covid-19) sehingga harus dikarantina. Hal itu berimbas pada Sergio Ramos dan kawan-kawan yang juga harus dikarantina karena baik klub basket dan sepakbola Madrid menggunakan fasilitas yang sama.

Apa yang terjadi kepada Ramos dan kawan-kawan membuat La Liga selaku penyelenggara Liga Spanyol mengambil keputusan untuk menunda dua pertandingan selanjutnya. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona di Spanyol.

Namun, tidak mentup kemungkinan bahwa Liga Spanyol akan ditunda lebih lama. Sebab, segalanya masih menunggu hasil pemeriksaan virus korona dari para pemain Madrid. Apabila ada pemain Madrid atau dari klub lain yang positif virus korona maka musyawarah selanjutnya akan dilakukan untuk menentukan nasib Liga Spanyol.

“Mengingat keadaan yang dipelajari pagi ini, merujuk pada karantina yang dilakukan di Real Madrid dan kemungkinan tes positif dari pemain dari klub lain, La Liga merasa bahwa skenario telah menyerukan fase aksi selanjutnya di langkah-langkah pencegahan terhadap Covid-19,” bunyi pernyataan La Liga, menyadur dari Goal, Kamis (12/3/2020).

“Akibatnya, sesuai dengan langkah-langkah yang ditetapkan dalam Dekrit Kerajaan 664/1997 pada 12 Mei, La Liga telah setuju untuk menangguhkan setidaknya dua pertandingan berikutnya. Keputusan itu akan dievaluasi kembali setelah penyelesaian karantina diputuskan di klub yang terkena dampak dan situasi lain yang mungkin timbul. La Liga, sebagai penyelenggara kompetisi, telah mengomunikasikan rencananya kepada RFEF, CSD dan klub,” sambung pernyataan itu.

Sebelumnya, Liga Italia telah lebih dulu dihentikan untuk sementara waktu akibat wabah virus korona. Apabila kondisi yang sama kembali terjadi di liga-liga top Eropa lainnya maka jadwal kompetisi akan kacau. Tidak menutup kemungkinan penyelenggaraan Piala Eropa 2020 pun akan terganggu.

BERITA REKOMENDASI