Pemain Senior Ini Keluarkan Pernyataan Mengejutkan, Apa Sebabnya?

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bek senior Hamka Hamzah menjadi salah satu nama dari 22 pemain Indonesia Selection yang bakal berhadapan dengan Islandia di Maguwoharjo Kamis (11/1/2018) nanti. Meski terpilih, namun pemain yang musim lalu membela PSM Makassar ini tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya lantaran persiapan yang dirasa tak bisa maksimal.

“Persiapannya amburadul, baru lima hari latihan padahal yang kita hadapi ini tim delapan besar Piala Eropa dan finalis Piala Dunia. Meski pemain cadangan dan pemain muda tetap saja ini Islandia, kualitasnya diatas rata-rata kita,” ungkapnya ditemui wartawan usai latihan di Stadion UNY, Selasa (9/1/2018) petang.

Di saat saat pemain lain enggan memberikan pernyataan pada wartawan, bek yang dikenal ceplas-ceplos ini dengan terang-terangan menyampaikan bahwa partai Indonesia Selection melawan Islandia tak ubahnya sebagai sebuah lelucon yang sengaja dibuat untuk mencari sensasi. Para pemain meski hasil polling namun hampir seluruhnya sedang tak dalam pick performance lantaran baru saja menjalani libur kompetisi.

“Ini saya rasa hanya lelucon saja, yang sengaja dibuat event organizernya, kita baru libur sudah dihadapkan pada pertandingan seperti ini, paling baru Persib, PS TNI sama Madura saja yang sudah latihan agak lama. Kami pemain menganggap ini lelucon saja, EO-nya ingin cari sensasi,” keluhnya.

Nada pesimis tersebut memang sedikit banyak memiliki dasar apalagi saat ini kompetisi Liga Indonesia sedang dalam tahap istirahat setelah menyelesaikan musim kompetisi 2017 lalu. Hamka pun menilai ujicoba timnas Asian Games 14 Januari 2018 melawan tim Islandia juga tak akan berjalan maksimal.

“Saya juga yakin yang tanggal 14 nanti tidak akan maksimal karena tim Luis Milla (timnas Asian Games) baru berkumpul satu-dua minggu sementara Islandia sudah lama dan siap main di laga internasional. Malah nanti yang jelek namanya Luis Milla, dianggap bodoh padahal sebenarnya kondisinya seperti itu, akhirnya dihujat orang-orang yang tidak tahu kondisi sebenarnya di sosial media, harusnya tidak bolehlah seperti itu,” sambung Hamka.

Pemain yang baru saja mendapat lisensi kepelatihan C AFC ini berharap PSSI sebagai induk organisasi sepakbola Indonesia serius melakukan pembinaan dari usia dini serta menerapkan regulasi jelas untuk memperjelas arah sepakbola. “Ya kalau mau sepakbola kita maju harus seperti itu, dari dulu pimpinan PSSI itu baik hanya bawahan-bawahannya yang tidak. Saya tahu sendiri itu,” pungkasnya. (Fxh)

Baca Juga: Robert Rene Albert Pastikan Pasukannya Siap Duel, Ini Persiapannya

BERITA REKOMENDASI