Persis Solo Hanya Bayarkan Gaji Pemain 15 Persen

SOLO, KRJOGJA.com – Manajemen tim Persis Solo secara cepat menghubungi pemain agar membatalkan ke Solo, karena kompetisi dihentikan hingga Juni mendatang. Jadi rencana untuk menggelar latihan Senin (30/3) batal. Selanjutnya manajemen mulai mempersiapkan untuk penghitungan pembayaran gaji pemain pada masa jeda kompetisi.

“Persis diperhutungkam akan bayar gaji pemain pada kisaran 15-20 persen,” jelas Hari Purnomo, manajer tim Persis Solo, Minggu (29/3).

Dalam Surat Keputusan PSSI No.48/SKEP/III/2020 tentang Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020 dalam Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Virus Corona (Covid-19), disebutkan klub dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang telah disepakati dengan pemain, pelatih dan ofisial.  Pembayarab gaji bulan Maret, April, Mei, Juni klub maksimal membayar 25 persen dari kewajiban yang tertera di kontrak kerja.

Menurut Hari, manajemen Persis akan mengundang pemain lagi pada 29 Mei. Itu sesuai dengan yang tertuang dalam SK PSSI menunda gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai dengan 29 Mei. Dengan keputusan tersebut membuat manajemen lega karena semua sudah jelas langkah yang akan ditempuh, termasuk dalam penyelesaian gaji pemain.

“Sebelum ada SK PSSI itu kami bingung, nggak menggelar latihan salah, latihan juga susah. Sekarang semua sudah jelas,” tutur Hari.

Ketika akan memutuskan prosentase gaji yang akan dibayarkan ia mencoba melakukan kontak dengan sejumlah klub. Ternyata kisarannya sama. Komunikasi antar klub ini.penting, karena diantara pemain juga akan saling tanya dengan teman yang ada di klub lain. (Qom)

 

BERITA REKOMENDASI