Pesan mBah Mul untuk PSS, Jangan Hanya ‘Mampir Ngombe’

SLEMAN, KRJOGJA.com – PSS memastikan satu tempat di kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Liga 1 di tahun 2019. Berbagai harapan pun muncul tak terkecuali dari sesepuh klub yang berdiri tahun 1976 tersebut. 

Salah satu harapan datang dari Hendricus Mulyono atau yang akrab disapa Mbah Mul. Pria yang sempat menjabat manajer tim PSS periode 2004-2008 dan bukan orang baru di persepakbolaan Sleman ini menyampaikan harapannya saat berbincang dengan wartawan di kediamannya kawasan Cupuwatu Kalasan Kamis (20/12/2018). 

Menurut Mbah Mul, ia sangat bangga PSS bisa kembali ke kasta tertinggi karena bagi dia PSS adalah tim dengan segudang potensi yang harus dimaksimalkan di Liga 1. Infrastruktur salah satunya menurut dia harus bisa dimaksimalkan untuk mendulang lebih banyak pemasukan mengarungi ketat dan beratnya Liga 1. 

“Maguwoharjo harus dibuat single seat dan kapasitasnya ditambah karena kalau Liga 1 pasti animo masyarakat Sleman bahkan DIY lebih besar. Kemudian harga tiket saya kira harus dinaikkan, saya yakin masyarakat Sleman tidak akan protes asal manajemen bisa terbuka, uangnya untuk apa-apa saja,” ungkapnya. 

Di sisi keputusan mendatangkan pemain, Mbah Mul berharap agar manajemen benar-benar mampu mencari bakat berpengalaman yang bisa membawa prestasi ke PSS. “Jangan sampai hanya mampir ngombe saja, kalau bisa musim pertama masuk empat besar dan musim berikutnya juara. Cari pemain lokal berpengalaman termasuk asing yang bagus. Pasti bisa kalau PSS serius,” sambungnya. 

Dari sisi pemasukan, Mbah Mul yakin PSS adalah tim seksi yang bakal dilirik banyak pemodal besar untuk berinvestasi. Tak heran menurut dia banyak sponsor mendekat yang tentu berimplikasi baik bagi keuangan tim. 

“Suporter PSS luar biasa, ada BCS dan Slemania juga, mereka sangat luar biasa dan tertib di dalam stadion. Stadion selalu penuh kalau pertandingan apalagi nanti di Liga 1, seharusnya mudah mencari sponsor untuk PSS. Harapan saya manajemen benar-benar serius kedepan,” imbuhnya. 

Sementara pembinaan talenta lokal yang bisa menjadi harapan masa depan PSS, Mbah Mul berpesan agar PSS mengajak kolaborasi Askab PSSI Sleman dalam mencari bibit muda putra daerah. “Kalau bisa PSS punya anak-anak muda yang nantinya bisa main reguler di tim utama, bagaimanapun putra daerah paling tidak DIY bisa main untuk PSS. Implikasinya juga ke penonton pasti akan tambah greget,” ungkapnya lagi. 

Mbah Mul meyakini stakeholder PSS saat ini merupakan orang-orang yang memiliki visi untuk membuat Super Elang Jawa terbang tinggi. “Saya yakin PSS bisa, kalau semua dimaksimalkan tentu dua tahun lagi bisa juara Liga 1,” tegasnya. 

Mbah Mul sendiri bersama H Subardi tahun 2003-2004 lalu sempat membawa PSS ke peringkat 4 Divisi Utama (tertinggi kala itu). Sisi infrastruktur yang belum mumpuni saat itu karena menumpang di Stadion Mandala Krida membuat PSS tak bisa memaksimalkan prestasi yang didapat. 

“Saat ini semua sudah punya, termasuk stadion bagus tinggal dimaksimalkan saja. Seharusnya bisa dan sangat wajar bila bisa berprestasi tinggi,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI