PraPon Sepakbola, DIY Gabung Grup Berat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – DIY memastikan berpartisipasi dalam cabang olahraga sepakbola putra PraPon Papua 2020. Di karegori putra, DIY tergabung dalam grup berat bersama Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Pertandingan PraPon sendiri akan dimulai 6 – 10 Desember di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Tim Jawa Timur menjadi tuan rumah dan sekaligus unggulan pertama lantaran di grup nantinya hanya akan ada satu wakil lolos untuk melaju ke PON Papua 2020.

Baca juga :

Kraton Pecat Abdi Dalem yang Diduga Lakukan Pelecehan ke Mahasiswi
Kios Gondomanan Dieksekusi Pengadilan, PKL: Mbok Sithik Idhing

Jawa Timur sendiri sudah cukup lama mempersiapkan tim di bawah pelatih Rudy Wiliam Keltjes. Tim tersebut sudah terbentuk la dan bahkan menjalani training center berpindah-pindah di berbagai wilayah Jawa Timur.

Kalimantan Selatan tak jauh beda, mereka sudah cukup lama berlatih bersama. Tim Kalimantan Selatan akan diperkuat pemain-pemain Barito Putra U-20 yang beberapa waktu lalu sukses menjadi juara kedua kompetisi Elite Pro.

Sementara, DIY baru mulai membentuk tim bulan lalu, setelah Porda 2019 selesai dipertandingkan. Tak heran bila keinginan untuk lolos ke PON untuk kali pertama menjadi sangat berat kali ini.

Hal tersebut tak ditampik Ketua Asprov PSSI DIY Ahmad Syauqi Suratno. Meski begitu, Syauqi tetap berani menargetkan timnya lolos ke PON Papua untuk kali pertama sepanjang sejarah DIY.

“Berat memang, apalagi dua calon lawan Jatim dan Kalsel ini sudah terbentuk sangat lama. Tapi kami tetap optimis, mereka bisa maksimal dan memberikan yang terbaik untuk DIY,” ungkap Syauqi, Selasa (12/11/2018).

Tim PraPon DIY sendiri dinahkodai Erwan Hendarwanto yang terakhir menjadi asisten pelatih Liestiadi di PSIM. Tangan dingin Erwan sekaligus kemampuan menyentuh sisi psikologis pemain diharapkan mampu menjadi pembeda dan mewujudkan harapan lolos DIY ke PON Papua.

Erwan sendiri mengaku masih memelihara keyakinan bisa mewujudkan mimpi lolos ke PON 2020. “Kami harus memperbanyak berdoa, ini cukup berat memang tapi jadi sebuah tantangan. Keyakinan harus ada, kami nothing to lose mudah-mudahan malah membuat tanpa beban dan semua pemain bisa tampil maksimal,” ungkap Erwan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI