PSIM Gagal Hentikan Rekor Tak Kalah Persijap

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Sempat unggul 2-1 hingga menit akhir, PSIM gagal menang dalam laga kontra Persijap, Senin (25/10/2021) malam. Laskar Mataram gagal menyudahi rekor tak pernah kalah Laskar Kalinyamat di Liga 2 Grup C musim ini.

Di menit 7, PSIM sudah harus kehilangan Savio Sheva yang mengalami cidera angkle. Sheva digantikan Ilham Irhaz yang lantas mengisi pos tengah bersama Ahmad Baasith dan Syarif Wijianto.

PSIM unggul terlebih dahulu melalui sepakan terarah Ahmad Ihwan menit 29 babak pertama. Sepakan terarah sembari membalik badan tak mampu dibendung kiper Persijap, Harlan Suardi.

Persijap menyamakan kedudukan pada menit 51 melalui kaptennya, Ricki Ariansyah. Sundulan kepala pemain bernomor punggung 19 itu masuk ke gawang Imam Arief Fadilah.

PSIM kembali merespon lagi-lagi melalui Ahmad Ihwan menit ke-67. Placing Ihwan setelah menekuk bola mengelabuhi bek mengenai tiang jauh dan masuk ke jala gawang Persijap.

Persijap sempat mengendor usai pertandingan masuk menit 70. Namun, kecerobohan lini belakang pada akhir laga berbuah petaka untuk PSIM.

Benny Wahyudi terburu-buru mengambil bola dari kaki lawan, yang membuat wasit Tomi Manggopa memberikan pelanggaran. Lagi-lagi kapten Ricki Ariansyah menjadi aktor antagonis. Sepakan bebas melengkung manis masuk ke tiang dekat Imam Arief yang menyudahi laga dengan skor akhir 2-2.

PSIM belum berhasil menyudahi hasil belum pernah kalah di Liga 2 musim ini. Persijap mencatat lima kali hasil draw melawan seluruh tim di Grup C.

Usai laga, pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro mengakui timnya lengah di menit akhir karena kehilangan fokus akibat kelelahan. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi PSIM sebelum memulai putaran kedua.

“Kita coba penyegaran pergantian pemain tapi apa ya, kita tidak tahu apa terjadi pelanggaran atau tidak sebenarnya tadi, tapi apapun kita terima itu. Kita evaluasi, sudah kita ingatkan menit awal dan akhir fokus. Ini harus kita ingatkan lagi. Mungkin kecurian di menit akhir karena faktor kelelahan fokus berkurang,” ungkap Kak Seto.

Meski demikian, Kak Seto berharap timnya bisa lebih baik di lima pertandingan putaran kedua nanti. Ia berharap semangat para pemain tetap terjaga untuk bermain lebih ngotot di putaran kedua.

“Perjalanan kita masih panjang. Harapannya pemain tetap semangatnya ada. Kita masih ada putaran kedua, semoga lebih baik, ada semangat ngototnya,” pungkas Kak Seto. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI