PSIM Ingin Ukir Cerita Manis di Akhir Musim

YOGYA, KRJOGJA.com – PSIM Yogyakarta menjamu Madura FC di laga terakhir grup timur Liga 2 2018 Selasa (16/10/2018) besok. Meski pertandingan sama-sama tak menentukan, Madura FC pasti lolos ke delapan besar sementara PSIM bertahan di Liga 2, namun misi khusus tetap diemban PSIM yang akan bermain di hadapan puluhan ribu suporternya. 

Pelatih PSIM Bona Elisa Simanjuntak mengungkap timnya sudah berajak dari kekalahan away melawan PSS beberapa hari lalu. Menurut dia, seluruh pemain, tim pelatih serta manajemen satu tekad untuk meraih kemenangan terakhir di kompetisi Liga 2 musim ini. 

“Ini laga terakhir, kami bertekad menutup musim ini dengan hasil maksimal. Kami ingin menjaga trend positif selama PSIM bermain di SSA dan semoga besok hasilnya sesuai harapan kita,” ungkapnya. 

PSIM sendiri bisa menurunkan skuad terbaik di laga kontra Madura FC karena tidak ada yang mengalami cidera atau hukuman akumulasi. Tampaknya, laga seru akan tersaji karena Laskar Mataram ingin menyenangkan publiknya di laga terakhir musim ini. 

Sementara pelatih Madura FC Salahudin mengaku timnya tak bisa diperkuat empat pemain yang mengalami cidera. Tak hanya itu, sang kapten Beni Asyar juga tak bisa bermain karena tengah dalam suasana duka lantaran ayahandanya meninggal dunia. 

“Kami tahu melawan tim yang bagus dengan materi pemain dan pelatih bagus. Meski mereka tidak lolos sebenarnya mereka lolos (hukuman minus poin). Tapi kami sudah siap, semua pemain siap meski ada empat tidak kami bawa,” ungkap Salahudin. 

Meski tak lagi menentukan, namun Madura FC membawa misi penting di kandang PSIM. Mengevaluasi tim sebelum berangkat ke babak delapan besar menjadi tugas tak kalah berat bagi Salahudin. 

“Kita ingin melihat lebih jauh, kelanjutan tim di delapan besar karena lawan yang dihadapi pasti lebih siap. Laga besok jadi pemantapan pemain kami,” tandas pelatih yang membawa Barito Putera lolos Liga 1 ini. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI