PSIM Kalah Aji Santoso Tak Risau, Ternyata Ini Alasannya

YOGYA, KRJOGJA.com – Aji Santoso tampak santai saat melihat timnya kalah 1-2 dari Mitra Kukar, Selasa (27/8/2019) kemarin. “Perjalanan masih panjang,” ungkap Aji tanpa ditanya saat bertemu media di sesi konferensi usai pertandingan di Stadion Mandala Krida. 

Baca Juga: PSIM Takluk di Mandala Krida

Wajah Aji tampak tidak risau dengan kekalahan tersebut. Padahal, sebelumnya di akhir pertandingan ia harus berjalan mundur, dari tempatnya biasa berdiri di ujung coaching line ke tiang bench pemain untuk bersandar. 

Aji tampaknya mencoba tenang, meski sebenarnya ia sedang mencari jalan untuk menemukan permainan terbaik dan tak lagi kalah. Apalagi, ia datang menggantikan Vladimir Vujovic dengan beban promosi Liga 1 di akhir musim ini. 

Aji mengungkap kekalahan adalah hal normal dalam sepakbola dan ia meminta maaf pada seluruh suporter PSIM atas kekalahan dari Mitra Kukar. “Kami kalah, dan mohon maaf pada suporter belum bisa memberikan yang terbaik hari ini. Dalam sepakbola ini normal, terpenting bisa ambil pelajaran, satu paling penting menyadarkan semua pemain dan pelatih kita perlu kerja keras,” ungkap Aji. 

Kekalahan melawan Kukar menurut Aji membawa sisi positif pada timnya. Mental yang mungkin dinilai akan turun justru menurut dia akan bangkit dan lebih baik lagi kedepan. 

“Untuk membangunkan mental mereka, (kekalahan) ini cukup bagus agar seluruh pemain bisa kerja keras karena pertandingan masih panjang. Secara keseluruhan kami tak bermain jelek, tapi kita kalah,” sambung Aji. 

Baca Juga: Aldaier Makatindu Sebut Alasan Pindah ke PSIM

Dua gol yang tercipta dari Mitra Kukar sendiri bermula dari skema bola mati yang masih menjadi momok lini belakang PSIM. Total tiga gol yang bersarang di gawang I Putu Pager sejak lawan Persiba Balikpapan seluruhnya bermula dari situasi set piece. 

“Gol yang terjadi bukan dari kerjasama skema mereka tapi bola mati. Pemain kami tidak mengantisipasi harusnya ada inisiatif untuk duel. Kiper (Putu Pager) di gol kedua juga melakukan antisipasi sedikit salah. Ini yang harus kita benahi di laga-laga selanjutnya,” imbuh Aji. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI