PSN Ngada Raih Nilai Sempurna, Wakil DIY Hindari Juru Kunci

BANTUL (KRjogja.com) – PSN Ngada berhasil keluar sebagai juara grup H Liga Nusantara (Linus) Nasional usai mengandaskan Persipal Palu dengan skor 3-1 dalam pertandingan di Stadion Sultan Agung Bantul Jumat (25/11/2016) sore. Sementara satu wakil DIY yakni Gama FC lolos dari juru kunci usai menahan imbang Pelangi Utara dengan skor 3-3 di pertandingan malam harinya.

PSN Ngada sendiri berhasil mengumpulkan nilai sempurna 9 dari tiga kali pertandingan melawan Gama, Pelangi Utara dan Persipal Palu. Sementara Persipal menemani Ngada lolos ke babak 16 besar nasional karena mampu mengoleksi nilai 6 dari tiga kali bertanding.

Laga yang sebenarnya hiburan antara Pelangi Utara melawan Gama FC berjalan dengan cukup seru. Tim asal Kalimantan Utara tersebut langsung unggul jauh 3-0 pada babak pertama usai tiga pemainnya masing-masing Simon, Mihael Thomas dan Rusmanayah berhasil membobol gawang Gama yang dikawal Asrof Gunawan.

Meskipun unggul ball possesion, namun Gama FC terlihat sangat kesulitan membobol gawang Pelangi Utara meskipun pelatih Ixsan Fajar menampilkan komposisi berbeda dari sebelumnya dengan menempatkan Wawan Sucahyo, Reynaldi dan Wahyudianto 'Kancil' di lini serang. Tim Pelangi Utara yang malah terlihat tampil lepas di babak pertama meskipun sama-sama tak punya peluang lolos.

Barulah memasuki babak kedua, anak-anak Gama mencoba bangkit dan membalas gol. Kebangkitan Gama diawali dangan hadiah penalti wasit Sigit Budiyanto usai Reynaldi dijatuhkan di kotak terlarang pada menit ke-62. Irvan Ibrahim Yanes mampu memanfaatkan peluang dan mengubah skor menjadi 3-1 masih untuk Pelangi Utara.

Anak-anak Gama semakin greget menyerang usai gol tersebut, umpan pendek di selingi true pass tajam akhirnya membuahkan hasil kembali pada menit ke-70. Mendapat umpan dari Alfian, mantan pemain PSIM tersebut mampu berlari dan melepaskan plessing yang mengelabuhi kiper Bob Robert dan sekaligus memperkecil margin menjadi 3-2.

Wasit Sigit Budiyanto lagi-lagi berbaik hati pada tim asal DIY ini usai kembali memberikan hadiah penalti setelah Wawan Sucahyo dijatuhkan di kotak 16 meter tepat saat timer menunjuk angka 90 menit. Meskipun diiringi protes dari pemain Pelangi Utara namun wasit tak bergeming dan tetap memberi penalti yang berhasil dieksekusi oleh Irvan Ibrahim Yanes.

Skor akhir pun berubah sama kuat 3-3 dan kedua tim harus rela berbagi poin 1. Sempat terjadi ketegangan setelah wasit dikejar para pemain Pelangi Utara dan muncul beberapa kali pukulan pada wasit namun akhirnya berhasil diredam keamanan pertandingan.

Hasil imbang cukup membuat Gama menempati posisi ketiga sementara Pelangi Utara menjadi juru kunci. Perbedaannya, Gama menelan kekalahan 0-2 dari PSN Ngada sementara Pelangi Utara kalah telah dengan skor 0-7.

Pelatih Gama FC Ixsan Fajar mengaku sangat mengapresiasi perjuangan anak asuhnya di pertandingan terakhir meskipun tak lagi menentukan kelolosan. "Ini hasil terbaik yng bisa kami berikan, kami dapat dua kali penalti dan itu ranah pengadil di lapangan, kami tak bisa berkomentar namun terimakasih pada seluruh perjuangan teman-teman pemain," terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI