PSPS Cetak Tiga Gol, PSS Takluk di Kandang

SLEMAN, KRJOGJA.com – Keinginan PSS mendulang poin di kandang Senin (2/10/2017) harus pupus di tangan PSPS Riau. Sempat unggul 2-0, tuan rumah dipaksa menyerah dengan skor akhir 2-3.

PSS menurunkan skuad terbaiknya di babak pertama. Pelatih Freddy Mulli memilih menduetkan Waluyo bersama Ahmad Hisyam Tole di lini belakang ditemani Ardi Idrus dan Tedi Berlian di kedua sisi.

Sementara di tengah, Arie Sandy bahu membahu bersama Dirga Lasut dan Busari untuk mensuplai bola bagi Imam Bagus, Rossi Noprihanis dan Rizky Novriansyah. Pertandingan berjalan cukup menarik di babak pertama meski hingga lebih dari 30 menit laga berjalan.

Menit ke-32, PSS terpaksa menarik keluar Arie Sandy yang mengalami cidera untuk kemudian memasukkan Dave Mustaine. Busari didaulat mengisi pos gelandang bertahan sementara Dirga dan Dave bertugas mengalirkan bola di lini tengah PSS.

Pergantian tersebut malah membuat PSS semakin cenderung menyerang dan akhirnya mampu memecah kebuntuan tepat menit ke-37. Imam Bagus Kurnia yang mendapatkan bola di sisi kiri berhasil menusuk masuk dan mengkonversinya dengan mengirim bola chip mengelabuhi penjaga gawang PSPS, Gianluca Pandeynuwu dan mengubah keadaan menjadi 1-0 untuk PSS.

Di babak pertama ini beberapa kali terjadi drama saat pemain kedua kesebelasan terlibat insiden di lapangan. Bek kanan PSPS Viktor Pae bahkan beberapa kali terlihat melakukan gerakan ‘tambahan’ yang sayangnya luput dari pantauan wasit Ahmad Iksan. Tak ada lagi gol tercipta hingga 45 menit pertama dan skor 1-0 untuk PSS bertahan untuk sementara waktu.

Memasuki babak kedua, tuan rumah seakan terus berusaha menekan tamunya dengan memanfaatkan dua sisi flank yang diisi Rossi dan Imam. Tuan rumah akhirnya mampu memperbesar jarak saat wasit memberikan hadiah penalti lantaran Rizky Novriansyah dijatuhkan di kotak terlarang menit ke-54. Dirga Lasut yang maju sebagai algojo mampu mengelabuhi kiper PSPS dan membuat papan skor berubah 2-0 untuk tuan rumah.

Lepas gol, tim tamu berusaha mengejar ketinggalan dengan merespon ke lini pertahanan Sleman. Sementara lini pertahanan PSS agaknya mulai lengah dan alhasil terjadi gol menit ke-60 melalui Firman Septian meski sempat terkena kaki kanan Busari. Papan skor pun berubah 2-1 masih untuk tuan rumah, PSS.

Petaka tuan rumah kembali terjadi menit ke-73 saat penjaga gawang Syahrul Trisna salah mengantisipasi bola crossing Firman Septian. Riki Dwi Saputro yang baru satu menit menginjakkan kaki di lapangan berada di posisi yang sangat tepat untuk menceploskan plessing ke sisi kiri atas gawang PSS. Papan skor lagi-lagi berubah 2-2.

Di sisa laga, anak-anak Sleman terlihat kehilangan arah dan keseimbangan permainan. Lini tengah yang ditinggalkan Arie Sandy gagal menemukan pengganti untuk menghalau bola penyerangan dari lawan. Sementara tamu terlihat lebih leluasa memperagakan serangan balik cepat dengan umpan terukur ke jantung pertahanan Sleman.

Rizky Novriansyah hampir saja mengubah keadaan menit ke-84 saat mendapat umpan panjang manis dari Busari. Sayang sepakan kaki kirinya melebar setengah meter dari gawang PSPS.

Tim tamu malah berhasil merusak pertahanan tuan rumah dan menghujamkan mental mereka karena tepat di menit ke-88, Riki Dwi Saputro mampu mencetak gol indah dari luar kotak penalti. Sepakan swing kaki kirinya gagal diantisipasi Syahrul dan berbuah gol ketiga bagi tamu. Skor berbalik 2-3 untuk PSPS Riau.

Hingga masa perpanjangan waktu 4 menit usai, PSS tak mampu mencetak gol penyama kedudukan. Super Elang Jawa pun harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor 2-3. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI