PSS Berharap Ada Pamutihan Kartu

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – PSS Sleman bersiap menghadapi Semen Padang pada laga final Liga 2 2018 yang akan berlangsung di Stadion Pakansari Bogor Jawa Barat, Senin (03/12/2018) mendatang. Tim pelatih tengah fokus pada recovery kondisi fisik pemain.

Meski telah memastikan lolos ke Liga 1 musim depan, juara tetap dalam target Laskar Sembada untuk melengkapi sukses tahun ini. Kemenangan kontra Semen Padang menjadi misi terakhir yang harus mereka tuntaskan.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro menegaskan tak banyak persiapan mereka lakukan untuk menghadapi Semen Padang. Dengan persiapan yang singkat, mereka memanfaatkan waktu untuk mengembalikan kebugaran pemain.

”Menjaga kondisi kebugaran pemain dan sentuhan bola saja. Karena waktu persiapan juga sangat mepet, kita maksimalkan waktu untuk latihan bersama,” kata Seto.

Soal lawan, Seto mengaku tak tahu banyak. Ia hanya memiliki sedikit saja soal kelemahan tim lawan. Mantan pelatih PSIM Yogya inipun melihat tim berjuluk Kabau Sirah bukan lawan yang mudah untuk mereka kalahkan. ”Kami belum pernah bertemu sebelumnya, namun ini akan jadi final yang ideal karena capaian yang bagus di babak 8 besar,” sambungnya.

Beberapa pemain Semen Padang diakui Seto akan mendapatkan perhatian khusus. ”Ada beberapa pemain yang harus kami wasdapai,” lanjut pelatih asal Kalasan ini.

Saat ini, PSS pun masih menunggu regulasi soal laga final, terutama pemutihan kartu. Jika tidak ada, PSS akan kehilangan salah satu bek sayap tangguh, Aditya Putra Dewa karena akumulasi kartu kuning. Kartu kuning terakhir didapat Aditya di laga semifinal leg kedua melawan Kalteng Putra, Rabu (28/11/2018) lalu. “Kami masih menunggu regulasi, kalau ada pemutihan akan lebih baik,” tegas Seto.

Jika nanti tak ada pemutihan, Seto masih memiliki cadangan amunisi untuk menggantikan Aditya Putra Dewa pada laga final. ”Semua pemain siap, tak ada yang mengeluh cedera,” lanjut Seto lagi. (Yud)

BERITA REKOMENDASI