PSS Ingin Taklukkan Keangkeran Kandang Persiraja

SLEMAN, KRJOGJA.com – Stadion Dimurthala Banda Aceh begitu angker bagi tamu yang datang sepanjang musim kompetisi Liga 2 2018. Selama satu musim, tim berjuluk Laskar Rencong tersebut tak pernah kehilangan poin di hadapan publik sendiri. 

BACA JUGA :

Hadapi Persiraja, Lima Pemain PSS Absen

Dua Pemain Cidera, Persis 'Galau' Hadapi Persiraja

Fakta tersebut begitu menakutkan bagi tim tamu yang bertandang ke Aceh. Pun bagi PSS yang datang dengan misi mencuri poin di kandang Persiraja.  Super Elang Jawa yang baru mendapat satu poin dari kandang Persita tentu saja ingin mengamankan langkah demi target promosi Liga 1 musim depan. Tak heran anak-anak Sleman mematok target poin meski melawan tim Jago Kandang. 

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mengatakan tim tuan rumah diakuinya memiliki kualitas, terlebih saat bermain di hadapan publiknya sendiri. Skuad PSS yang sudah menjalani ujicoba lapangan diakui dalam kondisi siap untuk berlaga Kamis (1/11/2018). 

“Kita sudah coba lapangan, kondisinya kurang rata dan keras memang tapi semoga anak-anak kondisinya bagus. Kami memasang target bawa pulang poin, satu poin bagus tiga poin lebih bagus lagi,” ungkap Kak Seto Rabu (31/10/2018). 

Barisan pertahanan PSS Sleman yang kemungkinan besar diisi duet Ikhwan Ciptadi dan Zamzani pun tampaknya harus tampil ekstra dipertandingan esok hari. Produktivitas gol tuan rumah yang terbilang cukup tinggi dengan 29 gol dari 11 laga kandang di fase penyisihan grup Barat tak bisa dikesampingkan begitu saja. 

"Jelas mereka punya kecepatan di sisi wing, dan juga tentunya mereka sudah hafal dengan kondisi lapangan yang menurut saya kurang rata dan keras. Kami waspadai pergerakan mereka disisi sayap, tengah dan depan yang menurut saya bagus. Kami sudah persiapkan pandangan bermain nanti,” ungkapnya lagi. 

Posisi bek kanan dan kiri kemungkinan besar nantinya diisi Akbar Zakaria bersama Aditya Putra Dewa. Sementara lini tengah agaknya kembali dipercayakan pada Amarzukih, Busari dan Ichsan Pratama. 

Barisan depan sendiri kemungkinan besar juga bakal diisi nama gaek Christian Gonzales, Slamet Budiono dan Rifal Lastori. Sementara Qischil Gandrum dan Rossi Noprihanis agaknya bakal dijadikan kartu truf apabila terjadi deadlock di depan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI