PSS Kalah di Laga Terakhir

Editor: Ivan Aditya

MOJOSARI, KRJOGJA.com – PSS dipaksa menyerah 1-2 di kandang Mojokerto Putra, Senin (15/10/2018) sore. Menurunkan pemain lapis kedua tanpa didampingi pelatih kepala Seto Nurdiantoro, PSS pun tak bisa meraih hasil maksimal di laga terakhir fase grup timur.

Dua gol Mojokerto Putra diciptakan Ricky Kambuaya menit 24 dan Indra Setiawan melalui eksekusi penalti pada menit 36. Sementara PSS membalas melalui penalti Tambun Naibaho menit 78 babak kedua.

Meski kalah, PSS tak mengubah posisi sebagai pemuncak klasemen grup timur Liga 2. Sementara Mojokerto Putra pun memastikan lolos ke babak delapan besar setelah finish di peringkat ketiga grup timur.

PSS tampil mengandalkan pemain lapis kedua di laga tersebut. Pemain yang jarang sekali turun macam Akbar Zakaria, Try Hamdani, Tambun Naibaho dan Wahyu Sukarta kali ini dimainkan sejak menit pertama pertandingan.

Asisten pelatih PSS Listyanto Raharjo mengakui timnya tak menurunkan skuad utama di laga kontra Mojokerto Putra. PSS memilih mempersiapkan diri menyongsong delapan besar di Sleman sementara laga di Mojokerto dilakukan.

“Kita bawa tim lapis kedua, bukan laga ini tidak penting tapi kami memilih mempersiapkan lebih jauh babak delapan besar. Tim juga tetap latihan di Sleman,” ungkap pelatih kiper ini.

Listyanto juga mengatakan bahwa laga di Mojokerto dijadikan tolok ukur untuk mengevaluasi pemain di putaran kedua. PSS sendiri berniat melepas dan mendatangkan pemain di bursa transfer sebelum babak delapan besar. “Ini juga evaluasi siapa yang akan kita lepas karena ada bursa transfer juga sebelum delapan besar,” sambungnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI