PSS Kandas di Tangan Persib Bandung

Editor: Ivan Aditya

BALI, KRJOGJA.com – PSS Sleman terpaksa mengakui keunggulan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1, Jumat (11/02/2022) malam. Bermain tanpa beberapa pilar termasuk pelatih kepala I Putu Gede yang positif Covid, PSS menyerah dengan skor akhir 1-2.

PSS tampil tanpa Bagus Nirwanto dan Kim Kurniawan dalam laga kali ini. Tampaknya keduanya harus menepi karena urusan kesehatan dan hal tersebut terbukti mengganggu kedalaman skuad PSS.

Menit 20 Persib sudah unggul melalui Erwin Ramdani. Bahkan lima menit berselang, Maung Bandung memperbesar jarak saat David Da Silva melepaskan tandukan terukur menjebol gawang Mizwar Saputra untuk kedua kali malam ini.

Dua menit berselang dari gol kedua, Persib mendapat hadiah penalti dari wasit Sance Lawita. Asyraq Gufron yang malam ini didaulat jadi kapten dinilai melakukan handsball di dalam kotak penalti.

Mizwar Saputra tampil apik menghalau tendangan penalti penyerang Persib, Bruno Cunha. Mizwar mampu menebak dan menangkap bola tendangan Bruno yang mengarah ke sudut bawah kanan gawang PSS.

Asa Super Elja muncul setelah menit 30, penyerang Wander Luiz memperkecil ketinggalan 1-2. Sepakan mendatar dari luar kotak penalti tak mampu dibendung Teja Paku Alam yang sekaligus membangkitkan asa anak-anak Sleman.

Persib memang dominan menguasai bola di paruh pertama. Duet Gufron dan Dendi Agustan di barisan belakang memang cukup sibuk malam ini. Namun, tidak ada gol tambahan hingga peluit jeda pertandingan.

Di babak kedua, PSS berusaha lebih tenang dan menguasai lini tengah. Umpan pendek satu dua sentuhan diciptakan meski tampak Persib terlalu digdaya untuk lini tengah.

Meski masih terus digempur para pemain Persib, namun PSS bukan tanpa peluang di paruh kedua. Tercatat pemain pengganti Ramdani Lestaluhu dan lagi-lagi Wander sempat mengancam gawang Persib, namun sayangnya Teja Paku Alam tampil tak kalah apik di laga ini.

Tidak terjadi gol di babak kedua, PSS harus mengakui keunggulan Maung Bandung dengan skor akhir 1-2. Hasil akhir ini untuk sementara membuat posisi PSS tetap di peringkat 11 klasemen dengan poin 28 sementara Persib menduduki posisi 3 dengan 46 poin.

Usai laga, asisten pelatih Guntur Cahyo Utomo mengatakan dua gol cepat Persib sempat membuat anak-anak Sleman down. Namun, ia memberikan apresiasi pada para pemain yang berusaha bangkit dan berjuang membalas sampai laga berakhir.

“Hasil tidak memuaskan buat kami, skor 1-2 ini tidak menyenangkan apapun alasannya. Ini jadi sebuah evaluasi untuk kita. Tapi pertandingan berlangsung seru, kedua tim bisa saling menyerang dan dua gol cepat persib cukup mengagetkan buat kami, dan itu sempat membuat drop tapi kemudian pemain bisa bangkit tampil spartan. Di akhir laga kredit buat Teja (kiper Persib) yang melakukan penyelamatan krusial,” ungkap Guntur.

Guntur juga mempertanyakan perihal hasil tes positif pada dua pemain yakni Bagus Nirwanto dan Kim Kurniawan sebelum pertandingan. Kehilangan dua pemain menjadi sangat terasa apalagi pilihan di bangki cadangan mayoritas adalah pemain-pemain yang baru selesai menjalani masa karantina.

Seperti diketahui, Bagus Nirwanto Kamis (10/02/2022) kemarin turut dalam sesi konferensi pers pra laga bersama Guntur Cahyo. Ia berbicara dekat dengan Guntur, namun memang pada hari H, hasil tes Bagus positif sehingga ia harus menjalani karantina dan tak bisa turun, juga sialnya dialami pula oleh Kim Kurniawan.

“Ini jadi situasi yang aneh juga di sepakbola kita, kemarin kita prescon hasilnya negatif covid, lalu kita latihan tiba-tiba hasilnya positif, suka tidak suka ini situasi yang kita alami, tapi memang sangat berpengaruh. Kita agak rapuh di pertahanan karena Munyeng absen, kemudian Kim juga kita siapkan lalu tidak bisa turun,” keluh Guntur. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI